Perjudian Pep Guardiola Berujung Petaka: Man City Dipermalukan Leverkusen 0-2 di Etihad

Perjudian Pep Guardiola Berujung Petaka: Man City Dipermalukan Leverkusen 0-2 di Etihad

Leverkusen Kejutkan Manchester City: Gol Grimaldo & Schick Amankan Tiga Poin-@mancity-Instagram

JAKARTA, DISWAY.ID - Eksperimen Pep Guardiola berakhir petaka ketika Manchester City tumbang 0-2 dari Bayer Leverkusen pada laga Liga Champions di Etihad Stadium pada Rabu, 26 November 2025 dini hari WIB.

Dengan melakukan rotasi besar-besaran, Manchester City tampil jauh di bawah standar dan gagal mengimbangi organisasi permainan tim tamu.

Pep Guardiola membuat kejutan dengan mengistirahatkan banyak pilar utama. Nama-nama seperti Erling Haaland, Ruben Dias, Bernardo Silva, hingga Gianluigi Donnarumma tidak ada di susunan starter.

Hasilnya, Bayer Leverkusen memaksimalkan rapuhnya komposisi cadangan City untuk mencuri kemenangan melalui gol Alex Grimaldo di babak pertama dan Patrik Schick setelah jeda.

BACA JUGA:Pep Guardiola Frustrasi Usai Man City Tumbang 2-1 dari Newcastle: Kami Sudah Berikan Segalanya

Kekalahan ini menandai kali pertama Manchester City tumbang di kandang pada laga Liga Champions sejak 2018, sekaligus menjadi kekalahan kedua beruntun setelah ditekuk Newcastle 1-2 di Premier League.

Manchester City kini sudah menelan empat kekalahan di liga dan tertinggal tujuh poin dari Arsenal di puncak klasemen.

Meski kekalahan ini belum mengancam peluang lolos ke 16 besar, Guardiola mendapat pesan jelas: kedalaman skuadnya tidak setangguh yang diharapkan.

Laga ke-100 Guardiola bersama City di Liga Champions justru menjadi salah satu yang paling mengecewakan, berbanding terbalik dengan 62 kemenangan sebelumnya dan trofi Eropa yang mereka raih pada 2023.

BACA JUGA:Pep Guardiola Ngebet Datangkan Arda Guler dari Real Madrid, Manchester City Tawarkan Harga Fantastis

Pep Guardiola sendiri sebelumnya mengaku merasa “malu dan dipermalukan” atas insiden dengan juru kamera usai kekalahan kontroversial kontra Newcastle.

Namun kali ini para pemainnya yang dibuat merasakan tekanan besar setelah performa buruk di hadapan publik Etihad.

Pelatih Spanyol itu sebenarnya memakai susunan pemain yang sama dalam tiga laga beruntun, namun menumpuknya jadwal Desember—termasuk duel tandang ke markas Real Madrid—memaksanya melakukan 10 perubahan sekaligus.

Manchester City sempat memiliki peluang emas di awal laga melalui Nathan Ake, namun penyelesaian rapatnya masih bisa ditepis Mark Flekken.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads