Dompet Dhuafa Bangun Pos Respons Bencana di Sejumlah Titik Banjir dan Longsor Sumatera
Dompet Dhuafa Disaster Management Center merespons cepat dengan membangun posko darurat di sejumlah titik lokasi banjir dan longsor Sumatera-Istimewa-
Berdasarkan data yang dihimpun saat ini tercatat total 174 orang meninggal dunia dan 12.546 kepala keluarga (KK) mengungsi. Namun, angka tersebut masih dapat berkembang, karena masih terdapat banyak wilayah yang belum bisa diakses dan proses pendataan terus berlangsung.
Untuk penggalangan donasi bagi penyintas bencana di Sumatera, Dompet Dhuafa membuka kanal donasi di digital.dompetdhuafa.org/donasi/prayforsumatera.
Curah hujan tinggi di sejumlah wilayah kembali mencatatkan rentetan bencana. Banjir bandang dan tanah longsor menerjang sejumlah wilayah di Indonesia. Setelah beberapa pekan lalu melanda kawasan di Pulau Jawa, kali ini bencana banjir dan tanah longsor terjadi di Pulau Sumatera secara masif. Tingginya intensitas hujan sepekan terakhir menyebabkan debit air sungai meluap, dan memicu pergerakan tanah di tiga provinsi sekaligus, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Berdasarkan data yang dihimpun tim respons kebencanaan Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa di lapangan, cakupan wilayah terdampak sangat luas. Di Aceh, banjir merendam lebih dari 16 daerah, termasuk Pidie, Aceh Besar, Aceh Tamiang, hingga Aceh Selatan. Kondisi serupa terjadi di Sumatera Utara di mana 11 daerah seperti Mandailing Natal, Nias Selatan, hingga Tapanuli Tengah dan Tapanuli Selatan lumpuh total.
Sementara di Sumatera Barat, 15 daerah termasuk Padang Pariaman, Tanah Datar, Agam, hingga Pesisir Selatan mengalami kerusakan parah akibat galodo dan longsor. Kondisi tersebut mengakibatkan sejumlah rumah hanyut terbawa arus, jalan dan jembatan terputus, ribuan warga terpaksa mengungsi, serta adanya korban jiwa.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: