Ruben Amorim Kirim Sinyal Mengejutkan soal Bursa Transfer Januari Manchester United

Ruben Amorim Kirim Sinyal Mengejutkan soal Bursa Transfer Januari Manchester United

Manajer Manchester United, Ruben Amorim, mengirimkan pesan yang berpotensi mengecewakan para pendukung Setan Merah menjelang dibukanya bursa transfer Januari-Tangkapan Layar Instagram-

Meski demikian, Amorim menegaskan bahwa situasi ini tidak akan mendorong klub melakukan pembelian panik di bursa Januari.

“Yang tidak boleh kami lakukan adalah masuk bulan Januari lalu mencoba menyelesaikan semuanya dengan tergesa-gesa dan akhirnya membuat kesalahan,” ujar Amorim kepada Sky Sports.


“Kami sudah pernah melakukan itu sebelumnya. Jika kami harus menderita, maka klub harus menjadi prioritas utama.”

BACA JUGA:Manchester United: Manuel Ugarte Jadi Korban Perombakan Era Ruben Amorim

BACA JUGA:Manchester City Bidik Enzo Maresca sebagai Suksesor Pep Guardiola, Chelsea Incar Wonderkid Atalanta

Amorim mengakui timnya membutuhkan poin, namun juga menyadari bahwa proses pembangunan skuad tidak bisa dipercepat secara instan.

“Tentu kami butuh poin. Anda bisa merasakannya, saat ini kami akan menderita,” tambahnya.

Pernyataan tersebut muncul di tengah sorotan tajam terhadap kualitas skuad Manchester United.

Meski perekrutan Mbeumo dan Matheus Cunha pada musim panas memberikan dampak positif di lini depan, masalah di sektor pertahanan belum teratasi.

United telah kebobolan 28 gol musim ini, catatan yang tak bisa sepenuhnya disalahkan pada badai cedera.

BACA JUGA:Ruben Amorim Hadapi Krisis Transfer, 4 Gelandang Manchester United Bakal Angkat Kaki

BACA JUGA:Kobbie Mainoo Bakal Membelot ke Napoli, Hubungan dengan Amorim Kian Memanas di Manchester United

Bahkan, di luar lima tim terbawah klasemen, hanya Bournemouth yang memiliki rekor pertahanan lebih buruk.

Setan Merah baru mencatatkan satu clean sheet, angka yang hanya lebih baik dari Wolverhampton Wanderers.

Dengan kondisi tersebut, kebutuhan akan tambahan pemain bertahan atau gelandang bertipe defensif kian mendesak.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads