7 Bulan Mengubah Segalanya: Liverpool Terpuruk, Arne Slot dalam Tekanan
Hanya tujuh bulan setelah mengangkat trofi Liga Inggris, The Reds justru terperosok ke dalam periode tergelap mereka di Anfield, meninggalkan Arne Slot dengan tugas berat, menyembuhkan tim yang terluka secara emosional dan teknis-Tangkapan Layar Instagram@arneslotarmy-
Tak ada formasi atau pendekatan taktik yang mampu mempersiapkan pemain menghadapi kehilangan sebesar itu.
Ungkapan emosional Andrew Robertson seusai laga tim nasional Skotlandia mencerminkan kenyataan pahit, Liverpool adalah tim yang sedang terluka.
BACA JUGA:Ruben Amorim Kirim Sinyal Mengejutkan soal Bursa Transfer Januari Manchester United
BACA JUGA:Bursa Transfer Januari Impian Liverpool: Guehi Datang, Masa Depan Salah di Ujung Tanduk?
Dampaknya terlihat jelas di lapangan.
Konsentrasi menurun, kesalahan individu bermunculan, dan performa tim merosot tajam.
Demi menahan laju kejatuhan, Liverpool melakukan belanja besar-besaran di bursa transfer.
Lebih dari 440 juta poundsterling dihabiskan untuk mendatangkan nama-nama besar seperti Alexander Isak, Florian Wirtz, dan Hugo Ekitike.
Namun, nasib seolah terus mempermainkan Arne Slot.
BACA JUGA:Arsenal Tutup Natal di Puncak Klasemen Usai Taklukkan Everton, Comeback Manis Gyokeres!
BACA JUGA:Liga Inggris Matchday ke-17: Laga Seru dan Krusial Menjelang Natal dan Tahun Baru 2025/2026
Isak, rekrutan termahal klub, mengalami patah kaki setelah benturan keras.
Giovanni Leoni menderita cedera ACL di laga debutnya.
Situasi makin rumit dengan absennya Mohamed Salah karena AFCON, disertai wawancara kontroversial yang memunculkan spekulasi masa depannya.
Bahkan, kartu merah ceroboh akibat selebrasi berlebihan semakin mempertegas citra Liverpool yang kehilangan kendali.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: