Dompet Dhuafa Target Bangun 1.000 Rumah Sementara untuk Penyintas Banjir dan Longsor di Sumatera
Dompet Dhuafa menargetkan pembangunan 1.000 Rumah Sementara (Rumtara) bagi penyintas bencana-ist-
Menurut Ahmad, Rumtara tidak hanya dimaksudkan sebagai bangunan fisik, tetapi juga sebagai simbol harapan bagi penyintas untuk menata kembali kehidupan pascabencana.
Prioritas penerima manfaat diberikan kepada lansia, janda, yatim, serta ustaz atau guru honorer yang rumahnya hancur dan tidak layak huni.
Selain pembangunan hunian sementara, Dompet Dhuafa juga merencanakan pengadaan fasilitas pendukung di kawasan Rumtara, seperti akses air bersih, listrik, taman bermain, dan musala.
Di sektor kesehatan dan pendidikan, sejumlah program pemulihan disiapkan, termasuk layanan medis, pos gizi, sekolah darurat, serta dukungan pemulihan ekonomi melalui modal usaha dan cash for work.
Sejak bencana terjadi pada akhir November 2025, Dompet Dhuafa melalui Disaster Management Center (DMC) telah melakukan respons darurat di berbagai wilayah terdampak.
BACA JUGA:Pengguna Narkoba di Indonesia Tembus 4,15 Juta Orang, Kelompok Usia Muda Paling Rentan
Hingga 30 Desember 2025, Dompet Dhuafa mencatat telah menjangkau 117.386 penerima manfaat di tiga provinsi, dengan berbagai bentuk bantuan mulai dari evakuasi korban, dapur umum, layanan kesehatan, hingga distribusi logistik dan air bersih. (*)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: