Dikritik Kurang Atraktif, Arne Slot Tegaskan Liverpool Tak Akan Jadi Tim Bertahan
Arne Slot Tegaskan Identitas Sepak Bola Menyerang Liverpool Jelang Duel Krusial Kontra Arsenal-@arnemslot-Instagram
JAKARTA, DISWAY.ID - Pelatih Liverpool, Arne Slot kembali menegaskan komitmennya terhadap filosofi sepak bola menyerang yang selama ini menjadi ciri khas timnya.
Menjelang laga penting melawan Arsenal di Stadion Emirates pada Kamis mendatang, Slot membantah anggapan bahwa Liverpool mulai bermain defensif atau kehilangan daya tarik permainan.
Liverpool saat ini masih tertinggal 14 poin dari Arsenal di puncak klasemen Liga Premier Inggris.
Meski begitu, The Reds datang ke London dengan catatan delapan pertandingan liga tanpa kekalahan, walau setengah dari laga tersebut berakhir imbang, termasuk melawan Leeds United, Sunderland, dan Fulham.
BACA JUGA:Cemas! Arne Slot Buka Suara soal Cedera Hugo Ekitike, Diragukan Tampil Hadapi Arsenal?
Absennya Penyerang Jadi Faktor Utama
Menurut Slot, perubahan efektivitas Liverpool di sepertiga akhir lapangan bukan disebabkan oleh perubahan gaya bermain, melainkan karena krisis pemain di lini depan.
Dalam laga kontra Arsenal, Liverpool dipastikan tampil tanpa Mohamed Salah dan Alexander Isak, dua pemain yang musim lalu menyumbang total 52 gol.
Selain itu, kondisi Hugo Ekitike juga masih diragukan dan harus menjalani tes kebugaran jelang pertandingan.
Arne Slot menegaskan bahwa keputusan menurunkan lebih banyak gelandang bukanlah pilihan ideal, melainkan langkah darurat akibat keterbatasan pemain.
"Saya tidak pernah dikenal sebagai pelatih yang gemar bermain bertahan. Selama bertahun-tahun saya selalu menggunakan pemain sayap murni dan formasi menyerang. Situasi ini terjadi karena beberapa pemain kunci tidak tersedia,” ujar Arne Slot.
BACA JUGA:7 Bulan Mengubah Segalanya: Liverpool Terpuruk, Arne Slot dalam Tekanan
Arne Slot Bantah Liverpool Bermain Membosankan
Dalam beberapa pekan terakhir, Liverpool sempat mendapat kritik karena dianggap tampil kurang atraktif.
Arne Slot pun secara terbuka membantah tudingan tersebut dan menegaskan bahwa identitas menyerang timnya tetap utuh.
Ia menjelaskan bahwa sejak awal karier kepelatihannya, dirinya hampir selalu mengandalkan formasi 4-3-3 dengan pemain sayap alami, dan sangat jarang beralih ke skema defensif seperti lima bek.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: