Kalah, Pelatih Persija Sindir Gaya Main Persib: Mereka Andalkan Serangan Balik

Kalah, Pelatih Persija Sindir Gaya Main Persib: Mereka Andalkan Serangan Balik

Pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza, mengkritik gaya main Persib Bandung yang hanya mengandalkan serangan balik.-Istimewa-

JAKARTA, DISWAY.ID --  Duel El Classico Indonesia dimenangkan oleh Persib Bandung kala menjamu Persija Jakarta di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (BGLA), Bandung, dengan skor tipis 1-0.

Pelatih Persija, Mauricio Souza, menyebut bahwa kekalahannya tak lepas dari dua kesalahan individu. Gol yang dicetak Beckam Putra merupakan buah kesalahan bek yang gagal membuang bola.

Kemudian Souza menyebut kesalahan kedua adalah kartu merah yang didapat oleh Bruno Tubarao setelah terciduk sengaja menginjak kaki Beckham.

BACA JUGA: John Herdman Resmi Diperkenalkan Sebagai Pelatih Timnas Indonesia: Keragaman adalah Kekuatan Tim!

"Kami kalah pertandingan ini dengan dua kesalahan individu. Itu komentar saya dari pertandingan," jelas Mauricio Souza.

Menurut pelatih berkebangsaan Brasil itu, dua kesalahan itu sungguh fatal dan merugikan Macan Kemayoran yang secara statistik mendominasi lapangan.

Kendati begitu Souza menilai jalannya laga tidak mudah karena ia tidak melihat elemen permainan sepak bola yang baik secara teknik maupun taktik.

Sebaliknya, pertemuan dua rivalitas terhebat di Tanah Air ini lebih banyak noda, berbagai pelanggaran tidak perlu.

BACA JUGA: Timnas Indonesia Resmi Punya Pelatih Baru, Bung Harpa: Hasil Laga Awal Jadi Rapor Bayangan John Herdman

Bahkan ia tidak ragu dan mengakui pertandingan Persib dan Persija tidak layak ditonton.

"Menurut saya hari pertandingan ini adalah sebuah permainan yang sangat tidak bagus. Siapa yang suka sepak bola dan datang ke sini untuk melihat main bola, hampir tidak melihat sepak bola," ungkapnya.

Sindir Gaya Main Persib

Di atas kerta Souza menilai performa dan penampilan Rizky Ridho Cs tidak sepenuhnya mengecewakan.

Persija mampu mendominasi dominasi bola hampir sepanjang pertandingan dan di sisi lain Persib memilih untuk bermain bertahan.

Gaya pragmatis tersebut menurut Souza, praktis membuat Persib hanya mengandalkan serangan balik untuk memanfaatkan kesalahan pemainnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads