Cetak Sejarah! Julian Johan Raih Prestasi Ganda di Rally Dakar 2026
Jeje, juga meraih keberhasilan berada di peringkat pertama untuk kategori Iconic Classic, di mana kategori ini ditujukan untuk pereli yang menggunakan mobil balap yang pernah digunakan pada ajang Paris Dakar.-Istimewa-
Setelah menuntaskan 14 hari balapan, hasil akhir untuk Kelas H.2, ia juga sukses mengamankan peringkat ketiga.
Tentunya, apa yang diraih oleh pereli yang memiliki nama panggung Jejelogy memberikan sebuah pencapaian maksimal mengingat medan berat yang harus ia taklukan.
“Apalagi treknya banyak didominasi dengan gurun batu dan gurun pasir, yang mana sangat menantang secara fisik terus kekuatan kendaraan, serta juga menjadi sebuah medan yang tidak biasa untuk dihadapi pereli Indonesia.
"Karena dengan medan seperti itu menurut saya membutuhkan talenta dan pengalaman lebih sehingga kita setiap hari berusaha untuk berhati-hati,” tambahnya.
BACA JUGA:Tak Hanya Jakarta, Banjir Merendam Kabupaten Pemalang dan Pekalongan hingga Ketinggian 1,5 Meter
BACA JUGA:Update Banjir Jakarta Terkini: 35 RT Terendam, Ini Wilayah-wilayah Paling Parah Terdampak
Kemudian, setelah berhasil menduduki peringkat ketiga di Kelas H.2 dan menempati peringkat kelima overall Dakar Classic 2026, Jeje, juga meraih keberhasilan berada di peringkat pertama untuk kategori Iconic Classic, di mana kategori ini ditujukan untuk pereli yang menggunakan mobil balap yang pernah digunakan pada ajang Paris Dakar.
Menyoal mobil balapnya tersebut, Jeje, mengandalkan Toyota Land Cruiser 100 yang secara khusus dipersiapkan oleh tim balap asal Prancis, Compagnie Sahariene.
Berdasarkan informasi dari Jeje, SUV lansiran negeri Sakura tersebut memang dibeli oleh tim ini dari Tim Toyota Jepang yang berhasil meraih kemenangan pada awal tahun 2000-an.
Beruntungnya, meskipun harus dihadapkan dengan medan ekstrem seperti gurun batu dan gurun pasir, Land Cruiser 100 tidak mengalami kendala berarti selama balapan.
BACA JUGA:Jakarta Banjir, Kondisi Terkini Status Bendung Katulampa Usai Sempat Siaga 3
BACA JUGA:1 Korban Pesawat ATR 24 500 Ditemukan, Evakusi Dilakukan Melalui Darat
Tentunya, ini menjadi poin plus bagi Jeje sekaligus tim.
“Untuk LC100 Alhamdulillah tidak bermasalah dari awal sampai akhir, kita bisa setiap harinya mencapai finish dengan kondisi yang utuh dan tetap sehat.
Jadi kalau yang sifatnya kerusakan lebih kepada kaitannya baret pada bodi, pada bagian bumper. Sementara utk bagian lainnya dari awal sampai akhir semuanya aman,” jelasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: