Motor Terobos Banjir? Ini 5 Tips Penting yang Wajib Langsung Dicek Agar Mesin Tetap Aman
Motor Terobos Banjir Jangan Langsung Dipakai, Ini 5 Bagian Penting yang Wajib Dicek---ChatGPT
JAKARTA, DISWAY.ID - Musim hujan sering kali membuat pengendara motor berada dalam situasi serba terpaksa, termasuk harus melewati genangan banjir.
Meski terlihat sepele, menerobos banjir bisa menimbulkan dampak serius pada kondisi motor jika tidak segera dilakukan pengecekan setelahnya.
Agar motor tetap aman dan performanya kembali optimal, ada beberapa bagian penting yang sebaiknya langsung dicek begitu sampai di rumah.
Langkah-langkah ini bisa dilakukan sendiri tanpa harus langsung ke bengkel.
BACA JUGA:Curah Hujan Ekstrem Jadi Biang Banjir Jakarta, Pramono: di Luar Prediksi
Cara Merawat Motor Usai Menerobos Banjir
1. Cek Filter Udara, Sumber Masalah Paling Sering Terjadi
Bagian pertama yang wajib diperiksa setelah motor melewati banjir adalah filter udara. Komponen ini berfungsi sebagai pintu masuk udara menuju throttle body untuk proses pembakaran mesin.
Saat menerobos genangan air, lubang saluran udara pada boks filter sangat berisiko kemasukan air banjir. Jika filter udara basah atau terendam, aliran udara akan bercampur dengan air dan menyebabkan mesin brebet, tersendat, bahkan mogok.
Pengecekan filter udara bisa dilakukan sendiri di rumah dengan membuka boks filter menggunakan obeng plus. Jika filter terlihat menghitam, lembap, atau terdapat sisa air dan kotoran di dalam boks, itu menandakan air banjir telah masuk. Dalam kondisi seperti ini, filter udara sebaiknya segera diganti agar performa mesin kembali normal.
2. Periksa Box Aki untuk Hindari Korsleting
Selain filter udara, box aki atau baterai juga perlu mendapat perhatian khusus. Saat motor menerjang banjir, bagian ini berpotensi terendam air, terutama jika kondisi box sudah tidak kedap sempurna.
Buka tutup box aki dan pastikan kondisi aki masih kering. Jika ditemukan pasir atau lumpur, segera bersihkan agar tidak mengganggu sistem kelistrikan. Pasir yang menumpuk dapat merusak kekedapan box dan meningkatkan risiko korsleting.
Sekalian, angkat aki untuk memeriksa bagian bawah box. Pastikan tidak ada bekas air, karat, atau kabel yang terkelupas. Periksa juga tegangan aki. Jika berada di bawah 12 volt, sebaiknya aki segera diisi ulang (dicas).
BACA JUGA:Antisipasi Hujan Ekstrem, BNPB Lakukan Modifikasi Cuaca di Jateng demi Cegah Banjir
3. Pastikan Sistem Kelistrikan Tetap Aman
Di dalam box aki terdapat sekring dan kabel-kabel penting yang menunjang sistem pengapian motor. Pastikan seluruh kabel dalam kondisi utuh, tidak sobek, dan tidak terlepas.
Membersihkan partikel kecil seperti pasir dan debu di sela-sela box aki juga penting untuk menjaga sistem kelistrikan tetap aman dan awet. Setelah selesai, pastikan box aki ditutup kembali dengan rapat agar air tidak mudah masuk di kemudian hari.
4. Cek Air Coolant Mesin
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: