9 Isi Curhatan Brooklyn Beckham Soal Konflik Keluarga, Tuduh David Beckham dan Victoria Manipulatif
Isi curhatan Brooklyn Beckham soal konflik keluarganya di media sosial tengah disorot publik.--Instagram @brooklynpeltzbeckham
"Aku belum pernah merasa lebih tidak nyaman atau malu seumur hidupku. Kami ingin memperbarui janji pernikahan kami agar dapat menciptakan kenangan baru dari hari pernikahan kami yang membawa kebahagiaan dan kegembiraan, bukan kecemasan dan malu," tandasnya.
6. Nicola Peltz Tak Dihargai Keluarga Beckham
Curhatan Brooklyn berlanjut dengan mengungkap sang istri tidak dihargai oleh keluarganya.
Padahal mereka telah berusaha untuk menjadi satu dengan keluarga Beckham, namun selalu ada yang menghalangi.
Sulung empat bersaudara itu, menyebut orangtuanya hanya mau bertemu mereka di depan kamera, seperti saat ulang tahun David Beckham di London.
Saat Brooklyn bisa bertemu secara privat dengan ayahnya, Nicola justru tidak diundang.
"Istri saya tidak dihormati oleh keluarga saya, tidak peduli seberapa keras kami mendoba untuk bersatu sebagai satu," kata Brooklyn.
"Ibu saya telah berulang kali mengundang wanita dari masa lalu saya ke dalam kehidupan kami dengan cara yang jelas dimaksudkan untuk membuat kami berdua tidak nyaman," imbuhnya.
7. Brand Beckham Lebih Penting
Menurutnya, 'brand Beckham' lebih penting dibandingkan dengan makna dari keluarga itu sendiri.
Padahal mengungkapkan cinta pada satu sama lain adalah dengan seberapa sering mengunggah kebersamaan di media sosial dan berkumpul untuk sesi foto keluarga.
"Keluarga saya menghargai pandanga publik dan sponsor di atas segalanya. 'Merek Bekcham" adalah yang utama," kata Brooklyn.
"Cinta keluarga ditentukan oleh seberapa sering kamu mengunggah di media sosial, atau seberapa cepat kamu meninggalkan segala sesuatu untuk hadir dan berpose dalam sesi foto keluarga, bahkan jika itu mengorbankan kewajiban profesional kita," lanjutnya.
8. Tepis Isu Sang Istri Mengontrol
Secara tegas, anak David Beckham dan Victoria membantah tuduhan keterlibatan sang istri yang telah mengontrol serta menjauhkan dari keluarganya.
"Saya telah dikendalikan oleh orangtua saya untuk sebagian besar hidup saya," tegas Brooklyn.
"Saya tumbuh dengan kecemasan yang luar biasa. Untuk pertama kalinya dalam hidup saya, sejak menjauh dari keluarga saya, kecemasan itu telah hilang," sambungnya.
9. Ingin Kedamaian
Sebagai penutup, suami Nicola tersebut hanya menginginkan kedamaian, privasi, dan kebahagiaan untuk keluarganya di masa depan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: