Operasi Pekat Jaya 2026 Digelar, Antisipasi Tawuran hingga Premanisme Jelang Ramadan

Operasi Pekat Jaya 2026 Digelar, Antisipasi Tawuran hingga Premanisme Jelang Ramadan

Polda Metro Jaya resmi menggelar Operasi Pekat Jaya 2026 untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah-Istimewa-

"Melalui operasi ini, Polri akan melaksanakan penegakan hukum secara tegas terhadap berbagai bentuk premanisme, kekerasan jalanan, dan tindak pidana lainnya. Namun setiap tindakan harus profesional, proporsional, sesuai prosedur, serta menjunjung tinggi hak asasi manusia," jelasnya.

Selain penindakan, Asep menekankan pentingnya langkah preventif dan preemtif, seperti patroli kewilayahan, deteksi dini, pembinaan masyarakat, serta pendekatan dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya.

Ia juga meminta seluruh personel yang terlibat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, disiplin, profesionalisme, dan integritas.

BACA JUGA:Cegah Penyakit Kencing Tikus, Wali Kota Jakarta Utara Bagikan Karbol pada Warga Pascabanjir

BACA JUGA:Bahaya Gejala Penyakit Kencing Tikus, Pramono Tegaskan Belum Ada Warga yang Terjangkit

"Kedepankan pendekatan humanis dan orientasi pelayanan sehingga polisi benar-benar dirasakan sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat," ujarnya.

Kapolda juga menekankan optimalisasi fungsi intelijen untuk deteksi dini, kesiapan personel, logistik, serta pengelolaan informasi publik yang bertanggung jawab.

Tak kalah penting, ia menginstruksikan penguatan sinergi dengan TNI, pemerintah daerah, serta mendorong partisipasi aktif masyarakat melalui program Jaga Jakarta, yakni menjaga lingkungan, warga, amanah, dan aturan.

"Saya menaruh kepercayaan penuh kepada seluruh personel yang terlibat dalam Operasi Pekat Jaya 2026 untuk melaksanakan tugas dengan loyalitas dan dedikasi tinggi. Utamakan keselamatan diri dan tetap tegas dalam bertindak," ucapnya.

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads