Maarten Paes ke Ajax Amsterdam: Lebih dari Sekadar Transfer, Simbol Kebangkitan Timnas Indonesia
Maarten Paes, kiper Timnas Indonesia bergabung dengan raksasa Belanda, Ajax Amsterdam bukan sekedar transfer tapi simbol kebangkita sepak bola Tanah Air-Tangkapan layar Instagram@maartenpaes-
Dari sisi teknis dan kompetitif, bermain di Eredivisie bersama Ajax jelas menjadi keuntungan besar bagi Maarten Paes dan Timnas Indonesia.
Di level timnas, Paes harus bersaing dengan Emil Audero, kiper yang bermain di Serie A Italia, liga dengan intensitas dan kualitas yang sangat tinggi.
BACA JUGA:Manchester United Terancam Gagal Rekrut Wonderkid Rennais, Al-Hilal Agresif Ajukan Tawaran Fantastis
BACA JUGA:Bukan Persib Bandung, Maarten Paes Justru Gabung Ajax Amsterdam dengan Kontrak 2,5 Tahun
Jika Paes masih bermain di MLS bersama FC Dallas, wajar bila pelatih lebih condong memilih Audero karena terbiasa menghadapi tekanan dan lawan kelas atas.
Namun, ketika Paes tampil reguler di liga utama Belanda dan membela klub sekelas Ajax yang konsisten bermain di kompetisi Eropa, pertarungan posisi kiper utama Timnas akan menjadi jauh lebih seimbang dan rasional.
Kebutuhan Ajax dan Momentum yang Tepat
Dari sisi Ajax sendiri, kebutuhan akan kiper baru memang nyata.
Beberapa penjaga gawang mereka saat ini telah memasuki usia senja, bahkan ada yang berusia di atas 40 tahun, serta ada pula kiper yang masa peminjamannya telah berakhir.
BACA JUGA:Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Korea Selatan di AFC Futsal 2026 Lengkap Cara Nonton
Kehadiran Maarten Paes diproyeksikan sebagai bagian dari regenerasi dan keberlanjutan proyek jangka panjang Ajax, meski kabarnya klub masih akan mendatangkan satu kiper tambahan.
Lebih jauh dari urusan teknis, kepindahan Maarten Paes ke Ajax membawa dampak simbolik yang besar.
Pelatih Yusuf “Yoyo” Prasetio, pelatih asal Indonesia yang berkarier di FC Abdysh-Ata di Liga Kirgistan, mengatakan bahwa sepak bola Indonesia masih belum dianggap sebagai kekuatan yang patut diperhitungkan di kawasan Asia Tengah dan Eropa.
Indonesia jarang dibicarakan, bahkan nyaris tak masuk radar sebagai negara sepak bola.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: