Banyak yang Nyesel! Ini Dampak Mencairkan Deposito Sebelum Jatuh Tempo
Risiko Tersembunyi Mencairkan Deposito Lebih Cepat-fanjianhua-Freepik
Hal ini terjadi karena dana deposito yang disimpan nasabah sebenarnya dikelola dan diputar oleh bank dalam berbagai instrumen pembiayaan.
Ketika dana ditarik sebelum waktunya, bank tidak dapat menyelesaikan skema pengelolaan dana tersebut.
Oleh karena itu, risiko mencairkan deposito sebelum jatuh tempo harus dipahami sejak awal dengan menanyakan syarat dan ketentuan kepada pihak bank sebelum membuka rekening deposito.
BACA JUGA:Akselerasi Pembiayaan Digital, Kopra by Mandiri Hadirkan Fitur Kredit Agunan Deposito KAD
Risiko mencairkan deposito sebelum jatuh tempo juga bersifat psikologis, yakni godaan untuk menggunakan dana deposito bagi kebutuhan yang sebenarnya tidak mendesak.
Sering kali, nasabah tergoda mencairkan deposito untuk membeli barang konsumtif seperti ponsel baru, kendaraan, atau kebutuhan gaya hidup lainnya, padahal dana tersebut masih terikat dalam jangka waktu tertentu.
Jika deposito dicairkan lebih awal untuk kebutuhan non-darurat, maka nasabah tidak hanya kehilangan bunga, tetapi juga harus menanggung penalti dan pajak yang mengurangi nilai dana secara signifikan.
Padahal, deposito idealnya diperuntukkan bagi dana yang tidak akan digunakan dalam waktu dekat, seperti dana cadangan, dana pendidikan, atau perencanaan jangka panjang lainnya.
BACA JUGA:Adu Fakta dan Data Menkeu Purbaya vs KDM soal Dana Mengendap: Kas Daerah atau Deposito?
Agar terhindar dari risiko mencairkan deposito sebelum jatuh tempo, nasabah disarankan mengevaluasi kondisi keuangan terlebih dahulu sebelum menempatkan dana dalam produk deposito.
Pastikan tidak ada kebutuhan mendesak dalam waktu dekat dan tentukan jumlah dana yang benar-benar aman untuk disimpan hingga jatuh tempo.
Langkah penting lainnya untuk menghindari risiko mencairkan deposito sebelum jatuh tempo adalah menanyakan secara detail kepada bank terkait besaran penalti dan kebijakan pembayaran bunga jika terjadi pencairan lebih awal.
Dengan memahami seluruh risiko mencairkan deposito sebelum jatuh tempo sejak awal, nasabah dapat memanfaatkan produk deposito secara optimal tanpa menyesal di kemudian hari.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: