Gandeng Perusahaan India, Pindad Kembangkan Bus Listrik dan Kendaraan Pertahanan untuk Indonesia

Gandeng Perusahaan India, Pindad Kembangkan Bus Listrik dan Kendaraan Pertahanan untuk Indonesia

Ashok Leyland, perusahaan terkemuka asal India bagian dari Hinduja Group yang juga dikenal sebagai salah satu produsen kendaraan komersial dan pertahanan terkemuka di dunia, pada Rabu (4/2) menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) penting dengan PT Pindad, p-dok disway-

JAKARTA, DISWAY.ID - Ashok Leyland, perusahaan terkemuka asal India bagian dari Hinduja Group yang juga dikenal sebagai salah satu produsen kendaraan komersial dan pertahanan terkemuka di dunia, pada Rabu (4/2) menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) penting dengan PT Pindad, produsen peralatan pertahanan dan industri milik negara terkemuka di Indonesia.

Perjanjian yang ditandatangani di kantor pusat Pindad di Bandung ini menandai tonggak penting dalam memperkuat kerja sama bilateral kedua negara di bidang mobilitas berkelanjutan dan teknologi pertahanan maju.

MoU ini membahas tentang kolaborasi strategis untuk pengembangan dan manufaktur bersama Bus Listrik (EV) serta Kendaraan Pertahanan yang menyesuaikan dengan kebutuhan mobilitas serta keamanan nasional Indonesia yang terus berkembang.

Ashok Leyland Ashok Leyland adalah perusahaan terkemuka asal India yang merupakan bagian dari Hinduja Group sekaligus pemimpin global dalam kendaraan komersial, mobilitas listrik, serta solusi mobilitas pertahanan.

Dengan kehadiran kuat di lebih dari 50 negara, perusahaan ini dikenal atas rekayasa yang tangguh, inovasi, dan keandalannya. Switch Mobility yang merupakan anak perusahaan Ashok Leyland, merupakan produsen terkemuka bus listrik dan kendaraan niaga ringan listrik.

BACA JUGA:Cari HP Samsung Murah? Ini Daftar A Series Turun Harga Februari 2026

BACA JUGA:5 Daftar Lokasi Layanan SIM Keliling Jakarta Hari Ini 5 Februari 2026, Catat Jangan Sampai Salah!

Kemitraan ini bertujuan memadukan keahlian global yang dimiliki oleh Ashok Leyland dalam platform EV komersial dan solusi mobilitas pertahanan bersama dengan kapabilitas rekayasa Pindad, kekuatan manufaktur lokal, serta kontribusi jangka panjangnya dalam ekosistem pertahanan Indonesia.

Penandatanganan perjanjian ini dihadiri oleh Prof. Sigit P. Santosa selaku Direktur Utama PT Pindad, serta Amandeep Singh selaku Presiden Operasi Internasional, Pertahanan, LCV & PSB, Ashok Leyland, serta Lord Tariq selaku Advisor to the Board dari Hinduja Auto.

PT Pindad PT Pindad adalah produsen peralatan pertahanan dan industri milik negara terkemuka di Indonesia yang memiliki keahlian di bidang kendaraan lapis baja, platform taktis, dan teknologi pertahanan maju.

Sejauh ini Pindad memainkan peran strategis dalam mendukung keamanan nasional dan pembangunan industri Indonesia.

Saat ini Indonesia tengah mempercepat transisinya menuju transportasi berkelanjutan dan modernisasi kemampuan pertahanan.

MoU ini sejalan dengan dorongan nasional untuk mobilitas hemat energi, adopsi kendaraan listrik, serta produksi platform pertahanan dalam negeri.

BACA JUGA:Manchester City Hancurkan Newcastle, Marmoush Menggila Antar City ke Final Carabao Cup

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads