Data CIES Bongkar Klub dengan Saldo Transfer Terburuk, Inggris Dominan!
Liga Premier Dominasi Saldo Transfer Negatif, Chelsea Teratas Versi CIES-@premierleague-Instagram
JAKARTA, DISWAY.ID - Dominasi Liga Premier dalam pasar transfer kembali ditegaskan melalui laporan terbaru CIES Football Observatory.
Studi tersebut menyoroti klub dengan saldo transfer negatif terbesar selama 10 jendela transfer terakhir atau setara lima musim penuh.
Berdasarkan data CIES Football Observatory, Liga Premier Inggris menjadi kompetisi dengan pengeluaran terbesar di sepak bola dunia.
Analisis saldo transfer negatif menunjukkan jarak finansial yang semakin lebar antara klub elite dan klub lain di Eropa.
BACA JUGA:Chelsea Salip Barcelona dalam Perburuan Marcos Senesi, Transfer Gratis di Depan Mata?
Chelsea Paling Boros dalam Lima Musim
Dalam daftar klub paling boros di dunia, Chelsea menempati posisi pertama dengan saldo transfer negatif mencapai -€883 juta.
Angka ini mencerminkan agresivitas belanja pemain sejak perubahan kepemilikan klub London tersebut.
Manchester United mengikuti Chelsea dengan saldo transfer negatif sebesar -€859 juta.
Arsenal dan Tottenham Hotspur turut melengkapi dominasi Liga Premier di empat besar klub dengan defisit transfer tertinggi.
Fakta ini mempertegas dominasi Liga Premier dalam pasar transfer global. Dari 20 klub dengan saldo transfer negatif terbesar, 10 di antaranya berasal dari kompetisi Inggris.
Newcastle United, Nottingham Forest, Liverpool, West Ham United, dan Crystal Palace juga masuk dalam daftar klub paling boros versi CIES Football Observatory.
Bahkan klub di luar “Big Six” Liga Premier tetap agresif berbelanja berkat kekuatan hak siar domestik dan internasional.
Menariknya, Manchester City justru berada di posisi ke-17 dengan saldo transfer negatif -€271 juta.
Data ini menunjukkan bahwa City relatif lebih seimbang dalam strategi jual-beli pemain dibanding rival domestik mereka di Liga Premier.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: