Pemprov DKI Siaga Lebaran 2026, 3 BUMD Turun Tangan Jaga Harga Pangan
Sekda DKI Jakarta Uus Kuswanto memerintahkan 3 BUMD mengendalikan harga pangan menjelang Ramadan 2026-disway.id/Cahyono-
Kata dia, pihaknua bergerak cepat ketika muncul rencana aksi mogok berjualan daging sapi yang berpotensi mengganggu distribusi.
"Alhamdulillah, saat ada rencana mogok berjualan daging sapi, kami bisa berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait. Kami duduk bersama untuk mencari solusi terbaik agar situasi tidak berlarut-larut," ucap Raditya.
BACA JUGA:ASN DKI Boleh WFA Saat Lebaran, Pramono: Pelayanan Publik Tak Boleh Terganggu
BACA JUGA:Jelang Ramadan Kebutuhan Telur di Jakarta Meningkat 17,20 Persen, Sekda Uus Pastikan Stok Aman
Sementara Direktur Utama Perumda Pasar Jaya, Agus Himawan menambahkan, pihaknya terus melakukan pembenahan terhadap fasilitas pasar tradisional menjelang Ramadan.
Hingga awal Februari, sebanyak 21 pasar telah selesai direvitalisasi guna meningkatkan kenyamanan pengunjung dan pedagang.
"Alhamdulillah, revitalisasi sudah kami selesaikan di 21 lokasi pasar. Kami terus berbenah agar masyarakat merasa lebih nyaman saat berbelanja, khususnya menjelang Ramadan," kata Agus.
Selain revitalisasi, Pasar Jaya juga melakukan pengecatan eksterior di hampir 86 pasar.
Tahun ini, pembenahan akan dilanjutkan pada bagian interior agar kondisi pasar semakin tertata dan representatif.
BACA JUGA:Dugaan Pencemaran Cisadane Diselidiki, Begini Penjelasan Polres Metro Tangerang Kota
BACA JUGA:Serunya Imlek 2026 di Jakarta: Mulai Pentas Budaya hingga Kolosal Spektakuler
"Eksterior hampir di 86 pasar sudah kami cat ulang. Tahun ini kami lanjutkan pembenahan interior supaya suasana pasar lebih bersih dan tertata," katanya.
Sedangkan PT Food Station Tjipinang Jaya (Perseroda) menegaskan masyarakat Jakarya kini dapat memantau langsung ketersediaan stok serta harga komoditas pangan melalui website resmi Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) dan media sosial perusahaan.
Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya, Dodot Tri Widodo, mengatakan transparansi menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga di pasaran.
"Di PIBC sudah tersedia website yang bisa diakses masyarakat. Di sana tercantum informasi stok dan harga. Ini bagian dari komunikasi efektif kami agar publik bisa memantau langsung kondisi pangan," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: