Sipil Ngaku Polisi, Penganiaya Pegawai SPBU Jaktim Ditangkap
Polisi berhasil menangkap pelaku pemukulan pegawai SPBU di Jakarta Timur yang mengaku Polisi saat hendak isi Pertalite-Istimewa-
JAKARTA, DISWAY.ID - Polisi mengungkap fakta di balik video viral dugaan penganiayaan terhadap pegawai SPBU di kawasan Cipinang, Jakarta Timur yang pelakunya ngaku aparat.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto mengatakan insiden bermula saat sebuah mobil Toyota Vellfire hitam hendak mengisi BBM jenis Pertalite.
BACA JUGA:Ono Surono Serap Aspirasi Reses Soal Embung dan Program Berbasis Masyarakat
BACA JUGA:Profil dan Riwayat Pendidikan Dwi Sasetyaningtyas, Penerima LPDP Kini Menjabat CEO
Namun, petugas SPBU menolak pengisian karena hasil pencocokan barcode tidak sesuai dengan nomor polisi kendaraan.
"Penolakan tersebut diduga memicu emosi penumpang mobil. Pelaku kemudian turun dari kendaraan dan melakukan kekerasan terhadap sejumlah pegawai SPBU," katanya kepada awak media, Rabu 25 Februari 2026.
Beberapa pekerja dilaporkan mengalami pemukulan, termasuk petugas yang berupaya melerai kejadian tersebut.
Salah satu korban kemudian melapor ke Polsek Pulogadung pada Senin, 23 Februari 2026.
BACA JUGA:Protes Arogansi Brimob, Pelang Polda DIY Dicoret Bertuliskan 'All Cops Are Bastard'
"Hasil penyelidikan memastikan bahwa JMH merupakan warga sipil yang berprofesi sebagai wiraswasta dan bukan anggota Polri," ucapnya.
"Selain itu, nomor polisi kendaraan yang digunakan juga diketahui tidak sesuai peruntukannya," lanjutnya.
Pelaku berhasil diamankan pada Selasa (24/2/2026) sekitar pukul 16.00 WIB di kawasan Rawalumbu, Bekasi Timur.
Selanjutnya, JMH dibawa ke Polres Metro Jakarta Timur untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Ditegaskannya, bahwa pelaku bukan anggota kepolisian.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: