Kinerja Solid 2025, Isuzu Indonesia Optimistis Melaju Lebih Kencang di 2026

Kinerja Solid 2025, Isuzu Indonesia Optimistis Melaju Lebih Kencang di 2026

Pertumbuhan bisnis PT IAMI di Indonesia juga ditunjukan melalui Isuzu Unit in Operation (UIO) yang terus meningkat setiap tahunnya. -Istimewa-

BACA JUGA:Istana Bantah Omongan Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto yang Bilang Anggaran Pendidikan Dipotong karena MBG

Strategi layanan purna jual yang berpusat kepada kebutuhan pelanggan ditunjukan melalui penambahan armada Bengkel Isuzu Berjalan (BIB) sedari 156 unit menjadi 162 unit yang siap menghampiri konsumen di berbagai lokasi, 

Kemudian pertumbuhan Bengkel Mitra Isuzu (BMI) dengan terstandarisasi oleh Isuzu Indonesia dari 165 unit menjadi 175 unit, serta dukungan penuh jaringan part shop meningkat menjadi 2.097 titik pada 2025 dari 1.930 pada 2024. 

Pelanggan juga masih akan mendapatkan dukungan penuh dari 4 unit Part Depo untuk memastikan konsumen segera mendapatkan suku cadang yang dibutuhkan, hingga layanan Mechanic & Part on site di area-area khusus seperti pertambangan ataupun perkebunan.

BACA JUGA:Gak Cuma Pikap, Agrinas Juga Impor Motor Roda Tiga untuk Kopdes Merah Putih: Ada Viar hingga TVS

BACA JUGA:Pentingnya Menggunakan Cover Mobil untuk Perlindungan Maksimal

Dukungan penuh layanan purna jual PT IAMI membuat revenue penjualan suku cadang tumbuh 4,6% dibandingkan tahun sebelumnya dan terus meningkat selama 5 tahun terakhir.

Selain itu, PT IAMI dengan fasilitas Isuzu Karawang Plant sebagai basis produksi menunjukan ekspor lebih dari 8.000 unit kendaraan ke 25 negara di berbagai kawasan, termasuk Amerika Latin, Asia Tenggara, hingga Asia Selatan.

Perjalanan Isuzu Terus Berlanjut di Tahun 2026

Memasuki 2026, PT IAMI siap menunjukan bisnis yang berkelanjutan melalui serangkaian peluang yang menguntungkan dan tetap mempertahankan strategi berfokus kepada pelanggan. 

Peluang dari proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan tetap berada di kisaran 5% yang lebih tinggi dari proyeksi pertumbuhan global sebesar 3,1%. sampai penurunan suku bunga acuan juga dinilai membuka peluang pembiayaan yang lebih kompetitif bagi pelaku usaha.

BACA JUGA:Berbagi Berkah Sepanjang Ramadan 1447 H, YBM PLN Salurkan 45 Ribu Paket Bingkisan

BACA JUGA:Kakorlantas Polri Koordinasi dengan ASDP, Pastikan Kesiapan Pelabuhan Merak dan Bakauheni Jelang Lebaran 2026

Hideshima menegaskan tahun 2026 akan menjadi fase penguatan untuk langkah berikutnya Isuzu di Indonesia melalui memaksimalkan produktivitas manufaktur, mulai dari meningkatkan komponen lokal hingga melakukan modernisasi pada fasilitas pabrik, menjadi nilai lebih PT IAMI dalam bersaing dan semakin kompetitif. 

PT IAMI juga akan tetap mempertahankan strategi berdasarkan Customer Centric Value dengan meningkatkan pemahaman sekaligus relasi kepada pelanggan Isuzu, melalui peningkatan operasional dan pelayanan dealer sampai menyediakan program-program pendukung yang sesuai dengan setiap kebutuhan pelanggan. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads