Besar di Omah Dongeng Marwah Bentuk Pemikiran Kritis Tiyo Ardianto, Berani Kritik Program MBG Prabowo!

Besar di Omah Dongeng Marwah Bentuk Pemikiran Kritis Tiyo Ardianto, Berani Kritik Program MBG Prabowo!

Ketua BEM UGM menjadi sorotan karena aksinya dari mulai menulis surat ke UNICEF hingga mengkritik presiden dengan narasi Presiden Bodoh soal program MBG-Facebook/Tiyo Ardianto-

BACA JUGA:Angkat Tema 'Energi Berdaulat untuk Indonesia Kuat', PLN Journalist Awards 2025 Apresiasi 18 Karya Terbaik

BACA JUGA:Hino Kebut Produksi 10.000 Truk untuk Program Kopdes Merahputih, Target Tuntas 2026

“Gak ada (teguran), gak apa-apa,” kata Tiyo kepada Disway. 

Justru dia menyebut kampus melindungi dirinya. 

“Kampus melindungi,” jawabnya. 

Tak ada ancaman penurunan nilai IPK atau memengaruhi nilainya di kampus.


Para siswa di Omah Dongeng Marwah, Dari Desa Purworejo, Kudus, Jawa Tengah.-dok. Omah Dongeng Marwah-

Keberanian Tumbuh di Lingkungan Aktivis

Keberanian Tiyo Ardianto bukan soal nyali saja, ternyata Tiyo memang tumbuh dan besar di dalam lingkungan aktivis yang membuat dirinya menjadi kritis terhadap program pemerintah yang dianggap merugikan rakyat.

Latar belakang di lingkungan aktivis itu bisa di lihat dari pendidikan sejak ia di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA). Tiyo memilih pendidikan SMA di PKBM Omah Dongeng Marwah, sebuah sekolah alam alternatif di Desa Purworejo, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.

Dikutip dari Instagram Jogja Student, Lembaga pendidikan berbentuk Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) ini merupakan sekolah swasta pendidikan kesetaraan Paket B dan Paket C yang berdiri sejak 2015, memiliki izin operasional sejak 2017, dan telah terakreditasi B di bawah pembinaan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

BACA JUGA:Update Terbaru KUR Mandiri 2026 Pinjaman Rp10-50 Juta untuk Modal Usaha Lebaran, Cek Skemanya di Sini

BACA JUGA:Yenny Wahid Apresiasi Kemenpora Bentuk Layanan Pengaduan untuk Tindak Lanjuti Dugaan Kekerasaan Seksual Atlet

Omah Dongeng Marwah Besutan Aktivis 98

Diketahui ternyata sekolah PKBM Omah Dongeng Marwah didirikan oleh mantan aktivis 98, lulusan UAIN Walisongo Semarang, Hasan Aoni, bersama aktivis sosial, aktivis lingkungan, jurnalis, guru, dan mahasiswa di Kudus sebagai lembaga pendidikan alternatif.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads