BMKG Prediksi Musim Kemaru Datang Lebih Cepat, Puncak Kekeringan Terjadi Agustus 2026
Ilustrasi musim kemarau dan kekeringan. -twitter @KMachielse-
Namun demikian, mulai pertengahan tahun peluang munculnya El Nino kategori Lemah-Moderat sebesar 50-60 persen mulai semester kedua tahun ini perlu menjadi perhatian.
BACA JUGA:Waspada! Kemarau 2026 Datang Lebih Cepat dan Lebih Kering
"Sementara itu, kondisi Indian Ocean Dipole (IOD) diprediksi tetap stabil pada fase Netral sepanjang tahun," kata Faisal pada Rabu, 4 Maret 2026.
Selain itu, peralihan Angin Baratan (Monsun Asia) menjadi Angin Timuran (Monsun Australia) menjadi penanda dimulainya musim kemarau.
BMKG mencatat sebanyak 114 Zona Musim (ZOM) atau 16,3 persen wilayah Indonesia mulai memasuki musim kemarau pada April 2026.
Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, merinci bahwa 184 ZOM (26,3persen) menyusul masuk musim kemarau pada Mei 2026, dan 163 ZOM (23,3 persen) pada Juni 2026.
Berdasarkan data tersebut, Ardhasena menegaskan bahwa awal kemarau di 325 ZOM (46,5 persen) diprediksi MAJU atau terjadi lebih cepat dari biasanya, SAMA 173 ZOM (24,7 persen), dan MUNDUR 72 ZOM (10,3 persen).
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: