Rocky Gerung Soroti Konsep 'Prabowonomics': Demokrasi Bukan Cuma Sekadar Alat Influencer Politik!

Rocky Gerung Soroti Konsep 'Prabowonomics': Demokrasi Bukan Cuma Sekadar Alat Influencer Politik!

Di Forum ITB, Rocky Gerung Kritik Cara Kabinet Menafsirkan Prabowonomics-Rocky Gerung Official-YouTube Channel

JAKARTA, DISWAY.ID - Pengamat politik, Rocky Gerung menyoroti pentingnya peran kalangan akademisi dan mahasiswa dalam menguji serta mengkritik kebijakan pemerintah.

Hal itu disampaikannya dalam sebuah forum diskusi di kampus Institut Teknologi Bandung.

Dalam paparannya, Rocky menilai ruang diskusi akademik harus menjadi tempat untuk menguji gagasan politik dan ekonomi yang muncul dari pemerintah, termasuk konsep yang ia sebut sebagai 'Prabowonomics'.

Menurutnya, setiap kebijakan negara seharusnya terbuka terhadap kritik dan interupsi publik agar tidak berkembang menjadi kekuasaan yang bersifat monolitik.

BACA JUGA:Pesan Rocky Gerung ke Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto soal Teror: Itu Biasa, Gak Usah Takut

“Setiap kebijakan harus bisa diuji dan diinterupsi oleh publik. Tanpa kritik, kebijakan bisa berubah menjadi kekuasaan yang tidak terbuka,” ujar Rocky.

Konsep Prabowonomics Perlu Uji Akademis

Rocky menilai istilah Prabowonomics, yang merujuk pada pendekatan ekonomi Presiden Prabowo Subianto, seharusnya tidak hanya menjadi jargon politik.

Menurutnya, konsep tersebut perlu diuji secara akademis untuk mengetahui dasar ideologinya.

Ia mempertanyakan apakah pendekatan ekonomi tersebut lebih dekat dengan tradisi ekonomi klasik ala Milton Friedman atau memiliki kecenderungan lain yang lebih bersifat sosial.

Bagi Rocky, perdebatan akademik penting agar konsep tersebut tidak hanya menjadi slogan politik tanpa landasan teori yang jelas.

“Begitu sebuah istilah ekonomi muncul dalam politik, maka tugas intelektual adalah membongkar metodologi dan ideologinya,” katanya.

BACA JUGA:Sama-Sama Orang Filsafat, Rocky Gerung Bilang Begini Soal Manuver Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto

Dalam penjelasannya, Rocky menyinggung bahwa sistem ekonomi Indonesia sebenarnya telah diatur dalam konstitusi melalui tiga pilar utama.

Pertama adalah korporasi yang berfungsi menciptakan akumulasi ekonomi melalui mekanisme pasar.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait