Tayang, Film Horor Ini terkait Tukang Flexing dan Haus Validasi di Media Sosial
Para kru film horor terbaru karya sutradara Hestu Saputra yang siap tayang-Bianca-
JAKARTA, DISWAY.ID– Di tengah riuhnya jagat media sosial yang kerap menjadi panggung unjuk kemewahan atau flexing, sebuah narasi peringatan muncul melalui medium layar lebar.
Film terbaru karya sutradara Hestu Saputra, Aku Harus Mati, mencoba membedah sisi gelap ambisi manusia yang terjebak dalam pusaran ekspektasi publik dan pencarian validasi semu.
Film yang dijadwalkan tayang pada 2 April 2026 ini bukan sekadar menyuguhkan kengerian visual khas genre horor, melainkan sebuah refleksi sosiologis tentang konsekuensi finansial dan moral dari gaya hidup yang dipaksakan.
BACA JUGA:Reaksi Publik Heboh Usai Bahlil Minta Rakyat Jangan Boros Masak Pakai LPG, Madun Banting Panci
Eksekutif Produser Aku Harus Mati, Irsan Yapto, menyebut film ini berangkat dari fenomena nyata di mana tekanan sosial sering kali mendorong seseorang mencari jalan pintas demi terlihat sukses.
"Film ini mengajak kita berpikir ulang, apakah kesuksesan yang dipamerkan di media sosial itu murni hasil kerja keras atau justru hasil dari cara-cara instan, bahkan hingga bersinggungan dengan klenik seperti pesugihan," ujar Irsan dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (28/3/2026).
Intrik utama dalam film ini berpusat pada sejauh mana seorang manusia sanggup melangkah demi memenuhi standar hidup yang diakui orang lain.
Melalui rumah produksi Rollink, para kreator mencoba memotret kerapuhan mental individu yang kehilangan jati diri akibat jeratan utang dan gaya hidup glamor.
BACA JUGA:Timnas Indonesia Naik ke Peringkat 120 FIFA, Jauh Tinggalkan Malaysia!
Dua aktris muda, Hana Saraswati dan Amara Sophie, didapuk menjadi pemeran utama. Hana memerankan tokoh Mala, seorang yatim piatu yang semula mencicipi kemewahan kota besar, namun berakhir tragis karena dikejar penagih utang (debt collector).
Pelarian Mala membawanya kembali ke panti asuhan tempat ia dibesarkan, mempertemukannya kembali dengan sahabat lama, Tiwi (Amara Sophie) dan Nugra (Prasetya Agni).
Misteri Masa Lalu dan Perjanjian Kelam
Kepulangan Mala ke panti asuhan justru membukakan kotak pandora yang lebih mengerikan.
Di bawah asuhan sosok Ki Jogo (Bambang Paningron), Mala menyadari bahwa dirinya tengah berada dalam bahaya besar.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: