Roadmap ASEAN Diluncurkan, Indonesia Perkuat Layanan PAUD Terpadu
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, mengatakan bahwa program ini merupakan bagian dari kolaborasi negara-negara ASEAN dan mitra dalam memperluas layanan pendidikan anak sejak usia dini-disway.id/Dody Suryawan-
JAKARTA,- DISWAY.ID -- Pemerintah Indonesia memperkuat komitmen pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) melalui peluncuran ASEAN-SEAMEO Joint Roadmap on Early Childhood Care and Education (ECCE) di kawasan Asia Tenggara.
Inisiatif ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan akses dan kualitas layanan pendidikan anak usia dini secara terpadu dan berkelanjutan.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, mengatakan bahwa program ini merupakan bagian dari kolaborasi negara-negara ASEAN dan mitra dalam memperluas layanan pendidikan anak sejak usia dini.
BACA JUGA:Peringatan Dini BMKG! Hujan Lebat hingga Petir Ancam Wilayah Ini, Jumat 10 April 2026
BACA JUGA:TAUD Laporkan Teror Air Keras Andrie Yunus ke Bareskrim atas Upaya Pembunuhan Berencana
Abdul Mu'ti penguatan PAUD sejalan dengan kebijakan nasional wajib belajar 13 tahun yang dimulai dari jenjang prasekolah.
"Ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam memastikan layanan pendidikan anak usia dini terintegrasi, mulai dari masa kehamilan hingga anak memasuki usia sekolah,” ujar Abdul Mu'ti, di Jakarta, Kamis, 9 April 2026.
Dilain pihak Direktur Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Nonformal, Gogot Suharwoto, menambahkan bahwa roadmap ini melibatkan 11 negara anggota dan merupakan inisiatif Indonesia saat menjadi Ketua ASEAN pada 2023. Implementasi program dikoordinasikan oleh SEAMEO CECCEP di Bandung, dengan dukungan berbagai mitra seperti UNESCO, UNICEF, dan organisasi lainnya.
Ia menjelaskan, roadmap tersebut mencakup tujuh fokus utama, antara lain peningkatan akses layanan, kualitas pembelajaran, penguatan sumber daya manusia, kemitraan lintas sektor, pemberdayaan orang tua, pemanfaatan teknologi, serta diversifikasi pendanaan.
BACA JUGA:Wamensos Dorong Penguatan Kapasitas Tenaga Kependidikan Sekolah Rakyat
BACA JUGA:Prabowo: Peresmian Pabrik Kendaraan Listrik VKTR Jadi Tonggak Industrialisasi Nasional
"Sebanyak 64 ribu lembaga PAUD telah menerima perangkat digital interaktif, dan ditargetkan meningkat menjadi 120 ribu lembaga tahun ini,” jelas Gogot.
Sementara itu, Direktur Sekretariat SEAMEO, Datuk Dr. Habibah Abdul Rahim, menekankan bahwa roadmap ini merupakan turunan dari deklarasi regional dan menjadi fondasi penting pembangunan sumber daya manusia sejak dini.
"Pendidikan anak usia dini bukan sekadar investasi, tetapi fondasi utama pembentukan individu dan masa depan kawasan,”katanya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: