Jusuf Kalla Dilaporkan Buntut Ceramah Soal Mati Syahid di UGM

Jusuf Kalla Dilaporkan Buntut Ceramah Soal Mati Syahid di UGM

Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla dilaporkan GAMKI buntut ceramahnya di Masjid UGM yang menyinggung konflik agama dan mati syahid-Disway.id/Anisha Aprilia-

"Hal itu mungkin sangat berbeda dengan pernyataan yang disampaikan Pak Jusuf Kalla saat ceramah di UGM ya. Jadi dia mengatakan membunuh itu syahid tapi kalau di Kristen Katolik bahkan kita rela mengorbankan nyawa, Yesus rela mengorbankan nyawa untuk menebus dosa manusia bahkan orang-orang yang menyakiti Yesus begitu. Itu ajaran kasih," tegasnya.

Menurutnya, pernyataan JK yang tersebut di kanal media sosial telah menimbulkan kegaduhan hingga permusuhan.

"Komentar-komentar di media sosial sudah saling mencaci, menghina dan menyangkut SARA," katanya.

JK Dituntut Minta Maaf

Stefanus berharap JK segera merespons laporan tersebut. Ia juga menuntut JK untuk meminta maaf secara terbuka.

"Harapan kami, sebagai tokoh bangsa, Pak JK segera merespons ini dengan baik, paling tidak memberikan pernyataan terbuka, meminta maaf, dan kemudian mengklarifikasi semuanya," jelas Stefanus.

BACA JUGA:Bergerak di Tengah Tantangan Global, Armada Kapal Pertamina Topang Distribusi Energi

Sebelumnya, potongan video pernyataan Jusuf Kalla menyinggung konflik bernuansa agama seperti di Poso dan Ambon itu viral di media sosial.

la menyatakan, konflik kerap terjadi karena masing-masing pihak meyakini tindakan membunuh atau terbunuh dalam konflik sebagai bentuk syahid, sehingga menyulitkan proses perdamaian.

Adapun pernyataan Jusuf Kalla yang bernada provokatif dan ngawur tersebut adalah:

"Ada juga karena Agama, walaupun didahului dengar ketidakadilan, kemudian akibatnya ke Agama kayak Poso Ambon DI-TII. Kenapa Agama gampang menjadikan alasan konflik kayak di Poso Ambon, karena kedua-duanya Islam dan Kristen berpendapat mati atau menewaskan orang, mati atau mematikan itu Syahid, semua pihak, Kristen juga berpikir begitu, kalau saya bunuh orang Islam saya Syahid, kalau saya matipun syahid, akhirnya susah berhenti kalau konfliknya orang membawanya ke Agama".

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: