Kata Dubes Iran Soal 2 Kapal Pertamina yang Masih Tertahan di Selat Hormuz
Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, menjelaskan perkembangan informasi di Selat Hormuz yang membuat 2 Kapal Pertamina masih tertahan-Dok. Pertamina International Shipping-
"Diperlukan kesiapan teknis oleh pihak Pertamina, termasuk perlindungan asuransi dan kesiapan kru kapal, sebelum ditindaklanjutinya tanggapan positif dari Pemerintah Iran tersebut," ucapnya.
Kemlu menegaskan bahwa pihaknya juga akan berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait demi memastikan perjalanan kapal saat melintas tidak dalam bahaya.
"Kemlu dan KBRI Tehran akan terus koordinasi dengan semua pihak terkait dalam upaya memastikan pelintasan secara aman kapal milik Pertamina di Selat Hormuz," ucapnya.
Untuk diketahui, Dunia tengah dilanda krisis energi imbas konflik Iran dan Israel-Amerika Serikat.
BACA JUGA:Dua Kapal Tanker Pertamina Tertahan di Selat Hormuz, Pemerintah Lobi Iran dengan Diplomasi
Bahkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan, kabar kebijakan buka tutup di Selat Hormuz menjadi sinyal positif bagi ketahanan energi Indonesia.
Jalur vital yang selama ini menjadi urat nadi distribusi minyak dunia kini mulai memberi ruang bagi kapal-kapal dari negara non-konflik untuk tetap melintas.
Bahlil menuturkan, perkembangan ini sebagai 'angin segar' karena Iran membuka kembali jalur komunikasi bagi kapal-kapal selain milik Israel dan Iran untuk berdialog sebelum melewati selat.
"Sekalipun dalam kondisi geopolitik yang sampai sekarang belum ada tanda-tanda konflik di Timur Tengah itu selesai. Tapi kita sedikit mendapat angin segar dengan Selat Hormuz itu sudah mulai ada kebijakan tutup buka," ucap Bahlil saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa, 17 Maret 2026.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: