Komplotan Begal yang Rampas Motor Anggota Damkar Dibekuk di Pluit
Tim gabungan Satreskrim Polres Metro Jakarta Pusat menangkap pelaku begal motor anggota pemadam kebakaran di Gambir saat bersembunyi di sebuah hotel Pluit-Istimewa-
JAKARTA, DISWAY.ID - Tim gabungan Satreskrim Polres Metro Jakarta Pusat mengungkap begal yang menimpa anggota pemadam kebakaran di kawasan Gambir.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto mengatakan peristiwa terjadi pada Kamis, 2 April 2026 sekitar pukul 03.00 WIB di Jalan KH Hasyim Ashari.
BACA JUGA:Kejagung Diminta Bongkar Sosok Pengusaha Muda yang Terlibat di Kasus Korupsi Samin Tan
BACA JUGA:Komisi V DPR Apresiasi Pemerintah Tanggung Kenaikan Biaya Penerbangan Haji 2026
Korban diduga menjadi sasaran aksi para pelaku saat berada di lokasi kejadian.
Menindaklanjuti laporan tersebut, aparat bergerak cepat melakukan penyelidikan dan pengembangan.
"Hasilnya, pada Senin, 13 April 2026 sekitar pukul 23.00 WIB, tim yang dipimpin AKP Rasid dan IPTU Hutagaol berhasil meringkus para pelaku di sebuah hotel di kawasan Pluit, Jakarta Utara," katanya kepada awak media, Selasa 14 April 2026.
Diungkapkannya, berdasarkan hasil pemeriksaan awal para pelaku mengakui keterlibatan mereka dalam aksi curas yang terjadi di wilayah Gambir dan sekitarnya. Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan tindak kejahatan tersebut untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.
BACA JUGA:Ratusan Kader Nasdem Geruduk kantor TEMPO, Protes Karikatur Surya Paloh!
Dijelaskannya, pengungkapan ini merupakan bentuk respons cepat kepolisian dalam menjaga keamanan masyarakat.
"Setiap tindak pidana yang meresahkan masyarakat akan kami tindak tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Ini merupakan wujud kehadiran Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat," jelasnya.
Saat ini, para pelaku telah diamankan dan masih menjalani pemeriksaan intensif.
BACA JUGA:Ngeri! Ini Kronologi Petugas Gulkarmat DKI Dicegat Begal di Gambir, Korban Sempat Melawan
Polisi juga terus mendalami kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya pelaku lain maupun jaringan kejahatan serupa.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: