Tayang di Netflix! Luka, Makan, Cinta, Ketika Deva Mahenra dan Mawar de Jongh Beraksi di Dapur

Tayang di Netflix! Luka, Makan, Cinta, Ketika Deva Mahenra dan Mawar de Jongh Beraksi di Dapur

Serial Luka, Makan, Cinta, mulai tayang hari ini 15 April 2026 di Netflix. --Netflix

“Makanan Umah Rasa sebenarnya adalah masakan rumahan Indonesia tapi kami ingin menampilkannya dengan lebih artistik dan menarik. Ini merupakan hasil kolaborasi departemen artistik dengan food stylist,” tambahnya.

BACA JUGA:Film Surat untuk Masa Mudaku Tayang di Netflix Hari ini, Sutradara: Kami Meramu Cerita Kehidupan Nyata di Panti Asuhan

Para pemeran juga berbagi mengenai pengalaman mereka mewujudkan cerita dengan berbagai cita rasa ini. Mawar Eva de Jongh yang memainkan peran Luka mengungkapkan dinamika hubungan ibu dan anak di serial ini datang dari cara didik keduanya yang berbeda.

Ibu Sari mungkin berbeda dengan gaya parenting zaman sekarang, tapi bukan berarti dia tidak cinta dan dia juga punya gengsi yang tidak bisa diungkapkan.

"Latar belakang keduanya yang berbeda membuat kepribadian mereka berlainan dan cara mengungkapkan sayang juga jadi berbeda," katanya. 

Untuk menggambarkan perasaan Luka terhadap Sari, Mawar mengumpamakan lengkuas yang didapat di rendang setelah masakan itu matang.

“Dihindari ketika makan tapi sebenarnya dibutuhkan untuk membuat rendang,” ujarnya sambil tertawa.

BACA JUGA:Film Surat untuk Masa Mudaku Tayang di Netflix Hari ini, Sutradara: Kami Meramu Cerita Kehidupan Nyata di Panti Asuhan

Sha Ine Febriyanti sebagai pemeran Sari berkata, “Sari adalah ibu yang cukup kuno, mendidik anak dengan sangat keras dengan tujuan agar anaknya menjadi sesuatu yang lebih dari dia. Sari sebenarnya mempersiapkan anaknya untuk Umah Rasa, tempat dedikasi dia sepanjang hidupnya. Sari ini unik karena dia karakter yang terlihat ambisius padahal tidak, dia terlihat galak tapi dicintai oleh seluruh krunya. Dia adalah akar dari kompleksitas perjalanan Luka.”

Sebagai Dennis, sang chef baru yang dianggap mendatangkan masalah oleh Luka, Deva Mahenra menyampaikan sisi lain dirinya yang menjadi chef di serial itu.

"Sebagai head chef di Umah Rasa dan setelah berkelana di banyak restoran, Dennis melihat ini sebagai peluang mewujudkan ambisinya untuk mendapatkan bintang Craft, sesuatu yang dianggap sebagai pencapaian tertinggi untuk restoran. Namun kehadiran Dennis jadi penghalang mimpi dan harapan seorang anak meneruskan dedikasi ibunya. Akhirnya terjadi rivalitas dengan kepentingan masing-masing, walau pada akhirnya persaingan Luka dan Dennis ini menjadikan Umah Rasa lebih baik lagi," katanya.

BACA JUGA:Netflix Sebut Pandji Pragiwaksono sebagai Komedian Terhormat, Enggan Komentari Substansi Konten Mens Rea

Mawar dan Deva sama-sama menyampaikan bahwa dari pengalaman syuting ini mereka mendapatkan pemahaman baru tentang proses menghasilkan makanan di restoran.

“Kami jadi memahami kerja keras di dapur dan betapa tidak mudahnya untuk tetap berfokus dalam situasi yang penuh tekanan, berisik, dan panas,” kata Deva yang disepakati Mawar.

“Jauh sebelum syuting saya sangat respek terhadap segala profesi. Setelah menyelami skenario dan karakter Dennis serta syuting Luka, Makan, Cinta saya ingin salim ke semua chef. Setelah mendalami perjuangan menghadapi kehidupan dapur yang chaotic dan tuntutan untuk bisa multitasking, saya sampaikan hormat untuk semua chef,” tambah Deva.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait