Naik Rp36 Ribu, LPG 12 Kg Tetap Diburu, Pangkalan Malah Kelebihan Stok
kenaikan harga LPG non-subsidi 12 kg tidak berdampak pada penjualannya. Justru, pangkalannya juga menerima kelebihan dari distributor.-Disway/Dimas Rafi-
JAKARTA, DISWAY.ID-- PT Pertamina Patra Niaga baru saja melakukan kenaikan harga LPG non-subsidi 12 kilogram (kg) sebanyak Rp36.000 pada sekitar satu bulan lalu.
Meskipun harga dari LPG non-subsidi 12 kg naik, permintaan dari konsmen tak berkurang sedikitpun.
BACA JUGA:Kuis Hari Bumi 2026 Lengkap Cara Bermain di Google, Tes Kepribadian Tingkatkan Kesadaran Lingkungan
Malahan, pangkalan elpiji yang terletak di Lapan, Jakarta Timur terlampau over pengiriman dari distributor.
"Sejauh ini ga ada si, malah banjir pengirimannya," ucap pemilik pangkalan elpiji, Afifah saat ditemui disway.id di lokasi pada Selasa, 21 April 2026.
Afifah mengakui memang terjadi kenaikan pada harga LPG non-subsidi sebesar 5 persen. Namun, kenaikan tersebut tak berdampak pada pembelian konsumen.
BACA JUGA:Jamaah Haji Mulai Tiba 22 April, PPIH Madinah Siagakan 60 Petugas Linjam 24 Jam
Ia merasa penjual setiap harinya stabil, konsumen kerap berbelanja sejumlah tabung gas 12 kg per harinya.
"Iya stabil banget, biasanya ngejual dua atau tiga tabung. Ya paling banyak tiga," kata dia.
Pernyataan tersebut juga dibenarkan oleh pegawai pangkalan elpiji, Bagus yang terletak di Gandaria III, Jakarta Timur merasakan hal serupa yang dialami Afifah.
Menurutnya, kenaikan harga LPG non-subsidi 12 kg tidak berdampak pada penjualannya. Justru, pangkalannya juga menerima kelebihan dari distributor.
BACA JUGA:Peringatan Hari Bumi 2026: Sejarah, Tema dan Cara Memperingatinya
Ia menjelaskan bahwa biasanya kerap menjual sekitar empat hingga lima tabung gas.
"Engga berefek pada penjualan, normal aja. Perhari bisa 4 atau lima, kalo ga salah segituan kejualnya," kata Bagus saat ditemui disway.id di lokasi pada Selasa, 21 April 2026.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: