Potongan Aplikator Dipangkas Jadi 8 Persen, Driver Ojol Tetap Ragu
Menurutnya, besaran potongan aplikator yang masih mencekik masih menjadi pertimbangan para driver dalam mendaftar jaminan ketenagakerjaan yang ditawarkan oleh perusahaan.-dok Disway-
JAKARTA, DISWAY.ID-- Pernyataan Presiden RI Prabowo Subianto mengenai aturan potongan aplikator driver Ojek Online (Ojol) telah sukses menuai reaksi beragam dari masyarakat, terutama dari kalangan driver Ojol.
Bukan tanpa alasan. Menurut penuturan sejumlah Driver Ojol sendiri, ini bukanlah kali pertama pihak Pemerintah menjanjikan hal tersebut kepada para Driver.
BACA JUGA:Kloter Perdana Haji Khusus Tiba di Madinah, 39 Jemaah Mendarat Lancar
Namun hingga saat ini, para Driver mengaku bahwa masih belum ada realisasi nyata dari hal tersebut.
Hal serupa juga turut diungkapkan oleh Irwan, salah seorang driver Ojol Gojek yang sudah menjalani profesi tersebut sejak 10 tahun lebih.
Dalam penuturannya, dirinya menyampaikan bahwa pernyataan serupa sendiri selalu ada tiap tahunnya.
"Kurang lebih udah 12-13 tahun. Jadi, opsi semacam itu, itu berulang-ulang dulu, ulang-ulang, tapi aktualisasinya nggak ada. Belum ada, sama sekali," ucap Irwan kepada Disway, pada Sabtu (02/05).
BACA JUGA:67.683 Jemaah Haji Indonesia Sudah Tiba di Madinah, Petugas Beri Pelayanan Prima
Namun dalam menanggapi pernyataan Presiden Prabowo ini, Irwan menyatakan dukungannya. Menurutnya, kebijakan tersebut tentu membawa kelegaan tersendiri bagi para driver.
Pasalnya, Irwan menambahkan, hingga saat ini para Driver masih kian menghadapi besarnya potongan aplikator.
"Yang sekarang tersebar (potongan aplikator) kan itu, 20 per 80. Tapi, kenyataannya beda, jadi kadang di atas 20 persen," ujar Irwan.
BACA JUGA:Persebaya vs PSBS Biak: Bajol Ijo Ngamuk, Pesta 4 Gol di GBT Bikin Badai Pasifik Degradasi
Dengan besarnya potongan tersebut, tidak sedikit pula driver yang juga memilih untuk mendaftar dan membayar iuran jaminan sosial seperti BPJS Kesehatan secara mandiri.
Salah satunya adalah Ahmad, salah seorang driver Ojol lainnya. Menurutnya, besaran potongan aplikator yang masih mencekik masih menjadi pertimbangan para driver dalam mendaftar jaminan ketenagakerjaan yang ditawarkan oleh perusahaan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: