BPS Survei Kepuasan 14.000 Jemaah Haji 2026, Kolaborasi dengan Kemenhaj

Selasa 05-05-2026,10:31 WIB
BPS Survei Kepuasan 14.000 Jemaah Haji 2026, Kolaborasi dengan Kemenhaj

Petugas BPS melakukan survei langsung terhadap jemaah haji di Madinah.-MCH-

MADINAH, DISWAY.ID— Badan Pusat Statistik (BPS) kembali melaksanakan Survei Kepuasan Jemaah Haji tahun 1447 H/2026 M.

Survei rutin ini dilakukan untuk memotret kualitas layanan yang diberikan kepada para tamu Allah selama di Tanah Suci.

Wakil Ketua Tim Survei Kepuasan Jemaah Haji BPS, Nur Ikhlas, mengatakan survei tetap dilakukan meskipun kini ada Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) yang khusus menangani penyelenggaraan haji.

BACA JUGA:PPIH Madinah Siap Hadapi Lonjakan Kedatangan Jemaah Haji

“Karena ada kementerian baru, kami tetap bekerja sama dengan BPS untuk memotret sejauh mana kepuasan jemaah terhadap layanan haji,” ujar Nur Ikhlas di Madinah, Senin (4/5/2026).

Menurut Ikhlas, tujuan utama survei adalah mengetahui apakah jemaah merasa nyaman dan puas dengan pelayanan yang diberikan di Madinah maupun Makkah.

Sekitar 14.000 jemaah dari berbagai embarkasi dan kloter akan menjadi responden.

Mereka diminta mengisi kuesioner untuk memberikan penilaian terhadap berbagai aspek layanan haji.

Proses pendistribusian kuesioner dilakukan melalui kerja sama dengan Ketua Kloter, Ketua Rombongan, dan Ketua Regu, dengan koordinasi bersama Kepala Sektor. Ikhlas mengapresiasi respons positif dari para ketua kloter.

BACA JUGA:Barang Bawaan Tak Ada yang Tertinggal, PPIH Sektor 2 Madinah Apresiasi Jemaah

“Alhamdulillah, kerjasamanya sangat baik. Kebanyakan ketua kloter langsung memfasilitasi pembagian kuesioner kepada jemaahnya,” katanya.

Jika ketua kloter sedang sibuk, tim survei akan mendekati ketua rombongan atau ketua regu.

Survei ini diharapkan dapat memberikan gambaran akurat sehingga penyelenggaraan haji ke depan semakin baik dan memuaskan.

Hasil survei ini nantinya akan menjadi bahan evaluasi penting bagi Kemenhaj dalam meningkatkan kualitas layanan haji Indonesia.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: