Menko Zulhas Jamin Pupuk di Lampung Tersedia Sebelum Masa Tanam

Sabtu 09-05-2026,11:36 WIB
Menko Zulhas Jamin Pupuk di Lampung Tersedia Sebelum Masa Tanam

Menko Pangan Zulkifli Hasan memastikan ketersediaan pupuk di Lampung. -Dokumentasi PT Pupuk Indonesia-

LAMPUNG, DISWAY.ID – Komitmen pemerintah untuk menjamin ketersediaan pupuk ditunjukkan Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia Zulkifli Hasan (Menko Zulhas). Ia memastikan di lapangan bahwa ketersediaan pupuk bersubsidi lebih dari cukup, dan datang sebelum musim tanam. Kelancaran penyaluran ini dipastikan Menko Zulhas langsung di tengah forum "Rembuk Tani" di Kec. Penengahan, Kab. Lampung Selatan, Provinsi Lampung, Jumat (8/5/2026).

"Alhamdulillah kita lihat bersama tadi pupuk lancar, tidak ada masalah, diskonnya (Harga Eceran Tertinggi/ HET turun, Red) masih berjalan. Ketersediaan pupuk lebih dari cukup, sebelum tanam sudah ada," ujar Menko Zulhas.

BACA JUGA: Harga Pupuk Bersubsidi Turun 20 Persen, Mentan: Putusan Presiden Jaga Keberlanjutan Produksi Pangan Nasional

BACA JUGA:Pupuk Subsidi Lancar, Petani di Cilacap Bisa Panen 10 Ton per Hektare

Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa dirinya mendapat tugas langsung dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto untuk memastikan kebijakan tata kelola penyaluran pupuk bersubsidi berjalan dengan baik. Sebelumnya, Pemerintah telah banyak melakukan perubahan untuk memberikan kemudahan akses petani terhadap pupuk bersubsidi.

Perubahan tersebut, diantaranya penyederhanaan regulasi dalam tata kelola penyaluran pupuk bersubsidi. Atas perubahan tersebut, pupuk bersubsidi bisa ditebus petani sejak awal tahun, dan bisa didapatkan petani sebelum memulai tanam.


Menko Pangan Zulkifli Hasan memastikan ketersediaan pupuk di Lampung. -Dokumentasi PT Pupuk Indonesia-

Perubahan berikutnya, yaitu HET pupuk bersubsidi turun 20 persen mulai Oktober 2025 untuk semua jenis pupuk. Penurunan ini pertama kali dilakukan dalam sejarah subsidi pupuk di tanah air.

"Saya dapat tugas dari Bapak Presiden dalam seminggu tiga hari untuk keliling Indonesia, mendengar, mengecek, memastikan kebijakan Bapak Presiden berjalan dengan baik. Salah satunya pupuk, karena petani harus makmur. Petani makmur itu jalannya apa? Pupuk harus lancar," ujar Menko Zulhas.

BACA JUGA:Serapan Pupuk Subsidi Awal Tahun Tinggi, di Sumatera Tembus 683 Ribu Ton

BACA JUGA:Stok Pupuk Aman, Penebusan Pupuk Bersubsidi di Lumajang Tinggi,

Dalam forum ini, Menko Zulhas menyampaikan komitmen kementerian/lembaga sektor pertanian yang berhasil memperkuat sektor pangan nasional melalui berbagai program strategis. Mulai dari percepatan swasembada pangan hingga peningkatan surplus beras nasional. Keberhasilan ini, tambahnya, salah satunya didukung oleh dari kelancaran penyaluran pupuk bersubsidi selama ini.

Di tempat yang sama, Direktur Supply Chain Pupuk Indonesia, Robby Setiabudi Madjid menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemerintah terhadap kinerja Pupuk Indonesia dalam menyalurkan pupuk bersubsidi lebih efisien. Kemudahan-kemudahan yang diberikan Pemerintah untuk petani, ungkapnya, menjadikan penyerapan pupuk bersubsidi lebih optimal.

Khusus untuk Provinsi Lampung, tambahnya, Pemerintah tahun 2026 mengalokasikan pupuk bersubsidi sebanyak 715.000 ton. Terdiri dari Urea 310.889 ton, NPK Phonska 387.830 ton, NPK Khusus Kakao 7.495 ton, pupuk organik Petroganik 8.019 ton, ZA 282 ton, dan SP-36 sebanyak 485 ton.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait