Perekonomian 3 Provinsi Sumatera Mulai Bangkit Pascabencana, Ini Buktinya!

Rabu 13-05-2026,18:01 WIB
Perekonomian 3 Provinsi Sumatera Mulai Bangkit Pascabencana, Ini Buktinya!

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Muhammad Qodari.-Dok. Bakom RI-

JAKARTA, DISWAY.ID -- Aktivitas ekonomi dan layanan publik di tiga provinsi di Sumatera yang terdampak bencana mulai menunjukkan pemulihan secara bertahap.

Hal itu disampaikan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI, Muhammad Qodari, dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (13/5).

“Pemulihan ekonomi masyarakat terdampak menunjukkan tanda-tanda positif yang terukur,” ujarnya.

BACA JUGA:Penerima Manfaat MBG Capai 61,99 Juta Orang Per 12 Mei 2026

Qodari menjelaskan, salah satu indikator pemulihan terlihat dari kembali beroperasinya pasar rakyat di wilayah terdampak. Dari total 210 pasar rakyat, sebanyak 196 pasar atau 93,3 persen telah k,embali beroperasi.

Di Aceh, 114 dari 127 pasar atau sekitar 89 persen telah kembali aktif. Sementara itu, di Sumatra Utara, 56 dari 57 pasar atau 98,2 persen telah beroperasi. Adapun di Sumatra Barat, seluruh 26 pasar rakyat telah kembali berjalan normal.

Meski demikian, pemerintah mencatat masih terdapat 13 pasar di Aceh dan satu pasar di Sumatra Utara yang belum beroperasi.

Pemulihan ekonomi juga tercermin dari aktivitas UMKM berbasis digital. Qodari mengatakan, pemerintah mencatat total transaksi e-commerce UMKM di tiga provinsi terdampak selama periode 22 Januari hingga 23 April 2026 mencapai Rp13,2 triliun.

BACA JUGA:Etape Ketiga MAXI Tour Boemi Nusantara, Menyusuri Eksotisme Pintu Gerbang Sumatera

Selain itu, Qodari menyampaikan sebanyak 193.703 debitur Kredit Usaha Rakyat (KUR) terdampak bencana dengan total outstanding Rp11,22 triliun telah teridentifikasi per 10 Maret 2026. 

Data tersebut menjadi dasar pemerintah dalam menyiapkan kebijakan restrukturisasi kredit serta pendampingan pemulihan usaha bagi pelaku UMKM.

Di sektor sosial dan keagamaan, pemulihan juga terus berlangsung. Sebanyak 1.558 dari 1.593 rumah ibadah atau 97,8 persen telah kembali beroperasi.

Qodari mengungkapkan, Kementerian Agama turut menyalurkan bantuan rehabilitasi masjid dan musala senilai Rp5 miliar untuk 132 unit rumah ibadah. Khusus di Sumatra Utara, dua unit bantuan masih dalam proses penyaluran karena lokasi rumah ibadah sedang direlokasi ke kawasan yang lebih aman.

BACA JUGA:Serapan Pupuk Subsidi Awal Tahun Tinggi, di Sumatera Tembus 683 Ribu Ton

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait