Jangan Asal Sapu Kotoran Tikus, Pakar Entomologi Peringatkan Risiko Hantavirus

Senin 18-05-2026,19:01 WIB
Jangan Asal Sapu Kotoran Tikus, Pakar Entomologi Peringatkan Risiko Hantavirus

Langkah efektif menutup lubang tikus di rumah-Chris F-freepik.com

Sementara pada kasus HFRS, gejala dapat berkembang menjadi tekanan darah rendah, syok, kebocoran pembuluh darah, bahkan gagal ginjal akut.

Prof Upik juga menyoroti salah satu jenis hantavirus yang saat ini menjadi perhatian dunia, yakni Andes virus, karena dilaporkan memiliki kemungkinan penularan antarmanusia meski kasusnya sangat jarang terjadi.

BACA JUGA:Jadi Tujuan Wisata Kapal Pesiar, NTB Perketat Pintu Masuk Penularan Hantavirus

Cara Mencegah Hantavirus

Sebagai langkah pencegahan, Pakar Entomologi IPB University tersebut mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan rumah dan lingkungan agar tidak menjadi tempat berkembangnya tikus. 

“Jangan langsung menyapu atau menyedot debu sarang dan kotoran tikus yang kering karena partikel virus dapat beterbangan dan terhirup. Basahi terlebih dahulu area tersebut menggunakan larutan disinfektan,” jelasnya.

Selain itu, masyarakat dianjurkan rutin mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir setelah beraktivitas di area yang berpotensi menjadi habitat tikus.

BACA JUGA:Jadi Tujuan Wisata Kapal Pesiar, NTB Perketat Pintu Masuk Penularan Hantavirus

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala demam disertai gangguan pernapasan atau gangguan ginjal setelah terpapar lingkungan yang dicurigai terdapat kotoran tikus.

Menurut data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, hantavirus memang tergolong penyakit langka, tetapi memiliki tingkat fatalitas yang cukup tinggi.

Tingkat kematian akibat HPS dapat mencapai sekitar 40 persen, sedangkan HFRS berkisar 5–15 persen.

Karena itu, pengendalian populasi tikus dan kebersihan lingkungan dinilai menjadi langkah penting untuk mencegah penyebaran hantavirus di masyarakat.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: