Tulang Punggung Hulu Migas Nasional, PHE Genjot Percepatan Transisi Energi
PT Pertamina Hulu Energi (PHE) menegaskan komitmennya dalam menjaga ketahanan energi nasional sekaligus berkontribusi pada program transisi energi melalui implementasi strategi Dual Growth Strategy, yaitu memaksimalkan bisnis inti migas dan mengembangkan --PHE
Hingga tahun 2030, total kapasitas penyimpanan karbon yang direncanakan mencapai 7,3 gigaton.
Berbagai capaian strategis telah diraih sepanjang 2024–2025. Di antaranya: dimulainya proyek injeksi CO₂ Sukowati dengan estimasi peningkatan perolehan minyak hingga 19,2 juta barel; penemuan sumber daya 2C di Tedong sebesar 108,05 juta barel setara minyak (BOE); implementasi Multi Stage Fracturing pertama di sumur horizontal Kotabatak.
Pencapaian lainnya yakni pengembangan North Duri A14 melalui injeksi steamflood pertama untuk Enhanced Oil Recovery (EOR); onstream Greenfield Akasia dengan produksi awal mencapai 3.200 BOPD; produksi Lapangan Padang Pancuran I dengan estimasi cadangan 1,1 juta barel minyak.
Selain itu pengembangan proyek EOR Chemical di Area Minas; onstream Area of Interest Sisi Nubi dengan kapasitas produksi 70 MMSCFD; dan pengembangan sumur Step Out Abab sebagai bagian dari revitalisasi brownfield.
BACA JUGA:Sokoguru Policy Forum Dukung Penguatan Ketahanan dan Transisi Energi Berkelanjutan
Memasuki tahun 2026 dan seterusnya, PHE telah menyiapkan sejumlah proyek strategis lanjutan, termasuk pengembangan Blok Lavender di Laut Natuna Timur, Greenfield OO-OX ONWJ, Eksplorasi Laut Dalam (Deepwater) di Natuna Timur, hingga proyek pengembangan lapangan migas non konvensional (MNK) di Wilayah Kerja Rokan.
Di bidang inovasi, perusahaan juga mengembangkan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk mendukung operasi pengeboran, integrasi manajemen aset, dan pengembangan subsurface yang lebih efektif dan efisien.
Sementara itu, pengembangan proyek CCS Asri Basin menjadi salah satu fokus masa depan perusahaan dengan target potensi penyimpanan karbon hingga 2,9 gigaton.
BACA JUGA:Kolaborasi Pertamina-ASRI Energi Bangun Kesadaran Transisi Energi kepada Pelajar Jakarta
Penampilan Booth PHE yang sangat interaktif sangat menarik minat pengunjung yang menghadiri perhelatan IPA Convex 2026.
Para pengunjung Booth PHE akan disuguhi digital poster yang memuat informasi mengenai perkembangan bisnis hulu migas PHE dalam upaya mendukung ketahanan energi dan transisi energi nasional, aneka produk mitra binaan PHE.
Selain itu, pengunjung Booth PHE juga akan dimanjakan dengan beragam games interaktif dan sajian kopi yang langsung diracik oleh barista.
BACA JUGA:Florentino Perez Tak Lagi Aman, Taipan Energi Spanyol Siapkan Pencalonan Presiden Real Madrid
The 50th IPA Convex Tahun 2026 diselenggarakan pada 20-22 Mei mengambil tema "50 Years of Energy Partnership: Shaping the Next Era for Advancing Growth".
The 50th IPA Convex merupakan ajang konvensi dan pameran terbesar di sektor industri migas. Perhelatan ini juga menjadi wadah yang akan mempertemukan para pemimpin industri, pelaksana dan pengambil kebijakan, pemerintah dan para tenaga ahli yang berhubungan dengan industri migas, baik dari dalam maupun luar negeri, untuk menarik investasi di Indonesia.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: