Perkuat Budaya Belajar, Pertamina Sediakan Perpustakaan Digital untuk Pekerja
Hadirnya aset pengetahuan perusahaan dalam bentuk digital, kata Baron untuk akan semakin membuka kesempatan peningkatan budaya literasi bagi seluruh pekerja. -Istimewa-
Tema ini mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk merefleksikan relevansi literasi, baik pengetahuan, keterampilan, maupun kesadaran kritis di tengah tekanan ekonomi global dan dinamika transformasi energi yang terus berkembang.
BACA JUGA:Momen Hangat Iduladha di Paris, WNI Haru Salat Bersama Presiden Prabowo di Wisma Indonesia
Menghadirkan pembicara, Hanna Keraf Co Founder Du'Anyam dan CEO Krealogi serta Ryan Adriandhy, sutradara film animasi JUMBO.
Sementara itu, VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron menjelaskan sebagai perusahaan energi terintegrasi terbesar di Indonesia, Pertamina juga mendukung pengembangan pengetahuan di bidang energi.
"Perjalanan panjang Pertamina yang telah berusia lebih dari 6 dasawarsa, tentunya melahirkan berbagai inovasi yang perlu untuk terus diwariskan ke generasi-generasi berikutnya.
BACA JUGA:7 Cara Makan Daging Kambing agar Tidak Cepat Pusing, Dijamin Perut Kenyang Anti-Kliyengan!
Pengalaman dan pengetahuan pribadi-pribadi para pekerja menjadi pengetahuan perusahaan.
Ini tentunya dapat tercapai melalui pengelolaan knowledge management yang baik," ujar Baron.
Hadirnya aset pengetahuan perusahaan dalam bentuk digital, kata Baron untuk akan semakin membuka kesempatan peningkatan budaya literasi bagi seluruh pekerja.
"Semua organisasi besar memiliki aset pengetahuan perusahaan. Tapi aset pengetahuan yang besar itu tidak akan berguna jika tidak bisa diakses dan dipelajari. Untuk itulah Pertamina menghadirkan Tugu PertaLibs," tutup Baron.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: