UNAS Perkuat Peran Kampus Cetak SDM Beretika dan Berdaya Saing

Senin 01-06-2026,17:20 WIB
UNAS Perkuat Peran Kampus Cetak SDM Beretika dan Berdaya Saing

Rektor UNAS, El Amry Bermawi Putera, mengatakan bahwa capaian akademik harus diiringi kesiapan menghadapi realitas dunia kerja dan kehidupan sosial.-dok disway-

JAKARTA, DISWAY.ID - Universitas Nasional (UNAS) menegaskan perannya sebagai pusat pembentukan peradaban, kebudayaan, dan etika di tengah tantangan global yang semakin kompleks.

Komitmen ini ditegaskan dalam Sidang Terbuka Senat periode akademik 2025/2026 di Jakarta, yang sekaligus menandai kelulusan 1.838 mahasiswa dari berbagai jenjang.

Mengusung tema Universitas sebagai Pusat Kebudayaan, Peradaban, dan Etika, UNAS menekankan bahwa pendidikan tinggi tidak cukup hanya menghasilkan lulusan cerdas secara akademik, tetapi juga harus membentuk karakter, integritas, dan tanggung jawab sosial.

Rektor UNAS, El Amry Bermawi Putera, mengatakan bahwa capaian akademik harus diiringi kesiapan menghadapi realitas dunia kerja dan kehidupan sosial.

BACA JUGA:Junjung Ekonomi Berbasis Pancasila, Prabowo Minta Rakyat Jangan Jadi Alat Pembangunan

“Hari ini bukan akhir, melainkan awal kontribusi nyata. Lulusan harus menjunjung integritas, menguasai keterampilan digital, serta terus belajar sepanjang hayat,” ujar El Amry, di hadapan para wisudawan dan wisudawati, Jakarta, 31 mei 2026.

Dari sisi kinerja akademik, UNAS mencatat 70 persen mahasiswa sarjana lulus tepat waktu dengan rata-rata IPK 3,76.

Sementara program pascasarjana mencatat 49 persen kelulusan tepat waktu dengan IPK rata-rata 3,88. Angka ini mencerminkan efektivitas sistem pembelajaran dan pendampingan akademik di lingkungan kampus.

"Tak hanya itu, mahasiswa UNAS juga aktif berprestasi di level nasional dan internasional, mulai dari inovasi digital hingga kompetisi olahraga global," kata El Amry.

Hal ini memperkuat posisi UNAS sebagai institusi yang mendorong keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan pengembangan karakter.

BACA JUGA:Popularitas Kanda Bahlil Meroket Berkat Lagu MBG, Golkar Bakal Melejit di 2029?

Ketua Yayasan Memajukan Ilmu dan Kebudayaan (YMIK), Ramlan Siregar, menegaskan bahwa universitas harus menjadi pusat lahirnya peradaban.

“Universitas adalah rahim peradaban. Kemajuan teknologi, termasuk kecerdasan buatan, harus tetap dipandu oleh etika,” tegasnya.

Dalam orasi ilmiah, Menteri Lingkungan Hidup, Mohammad Jumhur Hidayat, mengingatkan pentingnya peran generasi muda dalam menghadapi krisis global, termasuk perubahan iklim, hilangnya biodiversitas, dan polusi.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: