Teknologi Terbaru FIFA Bakal Akhiri Kontroversi Offside di Piala Dunia 2026
FIFA bakal memperkenalkan sistem offside semi-otomatis terbaru di Piala Dunia 2026, diklaim mampu mempercepat proses pengambilan keputusan dan mengurangi kontroversi di lapangan-Tangkapan Layar YouTube-
JAKARTA, DISWAY.ID -- FIFA terus melakukan inovasi teknologi untuk meningkatkan kualitas pertandingan sepak bola di turnamen Piala Dunia 2026 mendatang.
Badan sepak bola dunia itu akan memperkenalkan sistem offside semi-otomatis terbaru yang diklaim mampu mempercepat proses pengambilan keputusan dan mengurangi kontroversi di lapangan.
Teknologi baru tersebut akan menjadi salah satu perubahan terbesar dalam penggunaan Video Assistant Referee (VAR) sejak pertama kali diterapkan di turnamen besar.
BACA JUGA:'Messi dari Persia' Hilang dari Timnas Iran, Team Melli Umumkan 26 Skuad ke Piala Dunia 2026
Dalam sistem terbaru yang akan digunakan pada Piala Dunia 2026, asisten wasit akan menerima peringatan audio secara real-time ketika seorang pemain berada lebih dari 10 sentimeter dalam posisi offside.
Perubahan ini membuat hakim garis tidak perlu lagi menunggu fase permainan selesai sebelum mengangkat bendera, seperti yang sering terjadi dalam beberapa tahun terakhir.
Sebelumnya, teknologi semi-otomatis FIFA hanya memberikan notifikasi ketika posisi pemain berada lebih dari 50 sentimeter dalam keadaan offside.
Dengan batas yang lebih sensitif, keputusan kini diharapkan bisa diambil lebih cepat tanpa mengganggu jalannya pertandingan.
Meski teknologi semakin canggih, FIFA menegaskan bahwa keputusan akhir tetap berada di tangan wasit dan asisten wasit.
Petugas pertandingan masih memiliki kewenangan untuk menentukan kapan permainan harus dihentikan atau kapan bendera offside perlu diangkat.
FIFA juga telah menambahkan berbagai sistem pengamanan guna meminimalkan potensi kesalahan teknologi selama pertandingan berlangsung.
Namun demikian, sistem ini masih memiliki keterbatasan untuk mendeteksi offside yang sangat tipis atau situasi kompleks ketika beberapa pemain berada dalam posisi berdekatan.
Salah satu inovasi paling menarik adalah penggunaan avatar 3D realistis berbasis kecerdasan buatan (AI).
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: