Heboh Isu Program Makan Bergizi Gratis Dihentikan, Begini Kondisi Aslinya di Lapangan

Selasa 09-06-2026,14:25 WIB
Heboh Isu Program Makan Bergizi Gratis Dihentikan, Begini Kondisi Aslinya di Lapangan

Kepala Madrasah Ibtidaiyah Nurul Hidayah, Jeruk Purut, Jakarta Selatan, Anwar Ilham Mahbubi memastikan bahwa pihaknya masih menerima MBG di tengah isu banyaknya SPPG yang menghentikan operasional sementara-Disway.id/Fajar Ilman-

JAKARTA, DISWAY.ID - Isu pemberhentian sementara program Makan Bergizi Gratis (MBG) akibat kendala teknis terkait dana beredar yang menyebutkan penghentian ini akan dilakukan hingga batas waktu yang tidak ditentukan.

Namun, fakta dilapangan MBG masih berjalan seperti di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Nurul Hidayah, Jeruk Purut, Jakarta Selatan.

BACA JUGA:UU Polri Baru, Masa Usia Pensiun Jadi 60 Tahun Bagi yang Punya Keahlian Khusus

Kepala Sekolah MI Nurul Hidayah, Anwar Ilham Mahbubi mengatakan belum menerima info tersebut.

"Saya belum dengar terkait isu tersebut ya. Cuman alhamdulillah sih untuk sampai saat ini MBG kita selalu berjalan," katanya saat ditemui, Selasa, 9 Juni 2026.

Anwar menyebut, sekolahnya tetap menerima jatah makan siang gratis seperti biasa tanpa ada penundaan

"Masih, masih berjalan. Bahkan tadi baru ini juga udah (MBG)," ucapnya.

Selain isu pemberhentian, muncul pula wacana baru bahwa distribusi MBG ke depannya akan diambil alih oleh kantin-kantin sekolah demi memudahkan proses penyaluran. Menanggapi kabar tersebut, Anwar mengaku pihak sekolah belum mendapatkan sosialisasi apa pun.

"Kita baru dengar itu malah," ujarnya.

BACA JUGA:Ada SPPG di Serpong Tutup Karena Suspend, Bagaimana Gaji Pegawai?

Ia mengaku seluruh proses MBG mulai dari penerimaan hingga konsumsi oleh siswa, berjalan lancar.

"Selama berjalannya (MBG) alhamdulillah tidak ada masalah, semua normal, InsyaAllah," pungkasnya.

Selain itu, Ia memberikan masukan kepada SPPG untuk lebih bervariasi dalam menu makanan bisa lebih ditingkatkan agar anak-anak tidak bosan. 

"Ya, mungkin untuk ke depannya menunya bisa lebih bervariatif lagilah gitu. Cuman kalau di sini anak-anak dia lebih suka kepada menu-menu kayak siomay, terus burger. Pokoknya makanan-makanan yang bukan makanan seperti nasi lah," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: