YLKI Sayangkan Kenaikan BBM Jenis Pertamax Dilakukan Mendadak
Ketika harga minyak global mengalami kenaikan, harga BBM non-subsidi juga berpotensi mengalami penyesuaian seperti halnya Pertamax.-Dok. Pertamina-
BACA JUGA:Harga BBM Pertamax Naik, Pramono Ajak Warga Naik Transportasi Umum
Menurutnya, kelompok masyarakat kelas menengah menjadi pihak yang paling rentan terdampak.
Pasalnya, mereka tidak menikmati subsidi BBM, namun harus menanggung kenaikan biaya energi yang berimbas pada kebutuhan sehari-hari.
Karena itu, pemerintah diminta mengambil langkah antisipatif guna menjaga stabilitas harga dan pasokan BBM sekaligus menekan dampak inflasi yang mungkin timbul.
Di sisi lain, YLKI menegaskan bahwa kenaikan harga harus dibarengi dengan peningkatan kualitas layanan yang dirasakan langsung oleh konsumen. Mulai dari jaminan kualitas BBM, keandalan distribusi, kemudahan akses, akurasi takaran di SPBU, hingga peningkatan kualitas pelayanan.
"Konsumen tidak boleh hanya diminta menerima kenaikan harga tanpa memperoleh peningkatan manfaat dan kualitas layanan yang sepadan," paparnya.
YLKI juga menilai polemik kenaikan harga Pertamax dan Pertamax Green menjadi momentum penting untuk mengevaluasi tata kelola komunikasi publik terkait perubahan harga barang dan jasa strategis.
BACA JUGA:Harga BBM Terbaru Hari Ini: Pertamax, BP, Shell hingga Vivo, Mana yang Paling Murah?
Organisasi tersebut mendorong pemerintah dan badan usaha terkait untuk memiliki standar komunikasi yang lebih transparan, terukur, dan memberikan waktu yang cukup kepada masyarakat sebelum kebijakan diberlakukan.
"Dengan demikian, hak konsumen atas informasi dapat terlindungi dengan lebih baik dan kepercayaan publik terhadap kebijakan pemerintah tetap terjaga." tandasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: