BGN: Selama Libur Sekolah, Distribusi MBG Disetop
Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara distribusi makan bergizi gratis (MBG) selama masa libur sekolah periode 22 Juni hingga 13 Juli 2026.-Disway.id/Candra Pratama-
Selain melakukan efisiensi operasional, BGN juga mulai menata ulang sasaran penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Hingga 18 Juni 2026, lembaga tersebut telah mendata 76 sekolah di Pulau Jawa dengan jumlah 39.352 siswa yang dinilai memiliki kemampuan untuk memenuhi kebutuhan gizinya secara mandiri.
Sekolah-sekolah tersebut akan menjalani proses evaluasi lebih lanjut terkait statusnya sebagai penerima manfaat MBG.
BACA JUGA:BGN Pastikan Dapur MBG Tetap Beroperasi, Moratorium SPPG Fokus Evaluasi dan Perbaikan Program
Dana yang semula dialokasikan untuk sekolah-sekolah itu nantinya akan dialihkan kepada kelompok masyarakat yang dinilai lebih memerlukan dukungan pemenuhan gizi dari pemerintah.
"Anggaran yang tadinya untuk di situ kita akan memfokuskan untuk program MBG kepada anak-anak yang memerlukan intervensi pemenuhan gizi ya," ungkapnya.
BGN menyatakan fokus penerima manfaat MBG ke depan akan diarahkan kepada kelompok yang lebih membutuhkan.
Seperti masyarakat di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), ibu hamil, ibu menyusui, balita, serta anak-anak yang tergolong rentan mengalami masalah gizi.
BGN juga menegaskan bahwa data 76 sekolah tersebut masih bersifat dinamis dan berpotensi berubah seiring berjalannya proses pendataan.
BACA JUGA:Panselnas Cabut Ketentuan Denda Rp100 juta Seleksi Manajer KDKMP, Peserta yang Mundur Bisa Ikut Lagi
Saat ini, lembaga tersebut masih melakukan verifikasi dengan mempertimbangkan berbagai indikator, antara lain tingkat kerentanan gizi, kondisi sosial ekonomi, serta akses terhadap pemenuhan kebutuhan gizi.
"Program makan bergizi gratis ini benar-benar secara efektif ya efektif tuh diberikan kepada memang yang tepat sasaran dan efisien karena nanti angkanya yang akan digunakan APBN pun bisa lebih kita efisienkan lagi, kita hemat," tukasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: