Iran Tutup Selat Hormuz dan Ancam Langkah Lanjutan, AS Bantah Kendali Teheran
Iran Umumkan Penutupan Selat Hormuz, AS Pastikan Jalur Pelayaran Tetap Berjalan---Wikimedia Commons
Meski koordinasi dianjurkan, kapal tetap diperbolehkan melintas tanpa pendampingan khusus.
Akan tetapi hingga kini belum ada kejelasan mengenai dampak kebijakan terbaru Iran terhadap kapal-kapal yang menggunakan jalur selatan tersebut.
BACA JUGA:Trump Ungkap Kesepakatan Gencatan Senjata dengan Iran Tercapai, Selat Hormuz Kembali Dibuka
Data pelayaran menunjukkan aktivitas di Selat Hormuz justru mengalami peningkatan beberapa hari sebelum pengumuman penutupan.
Pada 18 Juni, jumlah kapal yang melintas tercatat mencapai 25 transit dalam sehari, menjadi angka tertinggi dalam dua bulan terakhir.
Kondisi tersebut semakin menyoroti pentingnya jalur ini bagi rantai pasok energi global. Setiap gangguan di Selat Hormuz berpotensi memengaruhi distribusi minyak dan perdagangan internasional.
Amerika Serikat Bantah Klaim Iran?
Di tengah pengumuman Iran, militer Amerika Serikat menegaskan bahwa Selat Hormuz tetap terbuka bagi lalu lintas internasional.
Juru bicara Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM), Kapten Tim Hawkins, menolak klaim bahwa Iran memiliki kendali penuh atas jalur strategis tersebut.
“Iran tidak mengendalikan Selat Hormuz,” tegas Hawkins.
Ia menambahkan bahwa pasukan Amerika Serikat terus memantau perkembangan situasi untuk memastikan kebebasan navigasi internasional tetap terjaga.
Pernyataan tersebut muncul setelah Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya Iran mengumumkan penutupan jalur pelayaran sebagai respons atas dugaan pelanggaran komitmen yang melibatkan AS dan Israel.
Ketika dimintai keterangan lebih lanjut, Pentagon menyerahkan penjelasan kepada CENTCOM.
Pihak CENTCOM kembali menegaskan bahwa personel militer Amerika tetap siaga untuk memastikan stabilitas kawasan dan kepatuhan terhadap berbagai kesepakatan yang berlaku.
BACA JUGA:Perdamaian Iran dan Amerika Serikat Makin Dekat, Selat Hormuz Sepakat Dikendalikan Siapa?
Pasokan Minyak Tetap Mengalir?
Meski muncul ancaman penutupan, CENTCOM menyatakan jalur aman pelayaran masih berfungsi normal.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: