Abdul Mu’ti Tegaskan MPLS 2026 Bebas Perundungan, Ancaman Bom Tak Ganggu Kegiatan

Selasa 14-07-2026,17:50 WIB
Reporter: Doddy Suryawan |
Abdul Mu’ti Tegaskan MPLS 2026 Bebas Perundungan, Ancaman Bom Tak Ganggu Kegiatan

Melalui MPLS 2026, pemerintah berharap peserta didik memulai tahun ajaran baru dengan rasa percaya diri, semangat belajar, serta lingkungan sekolah yang aman, ramah, dan bebas dari segala bentuk kekerasan maupun perundungan.-Disway/Doddy Suryawan-

JAKARTA, DISWAY.ID-- Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti memastikan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) 2026 di berbagai daerah berlangsung aman, humanis, dan sesuai dengan kebijakan pemerintah. 

Hal itu disampaikan usai meninjau langsung pelaksanaan MPLS di Sdn 15 Sreseng sawah, jagakarsa, Jakarta selatan yang sempat menerima ancaman bom.

BACA JUGA:Wako Agung Nugroho Ajak Warga Optimalkan Peran LPS, Pekanbaru Harus Bebas Sampah

Menurut Mu’ti, hasil investigasi aparat kepolisian menunjukkan ancaman tersebut tidak terbukti dan hanya merupakan ulah iseng. 

Saat mengunjungi sekolah, ia mendapati para peserta didik tetap mengikuti kegiatan MPLS dengan penuh semangat tanpa rasa takut.

“Kami bertemu langsung dengan murid, guru, dan kepala dinas pendidikan. Semuanya mengikuti MPLS dengan gembira. Tidak ada kesan takut ataupun khawatir,” ujar Mu’ti, di Jakarta, Selasa 14 Juli 2026.

Ia menegaskan, konsep MPLS 2026 dirancang sebagai pengalaman pertama yang menyenangkan bagi peserta didik saat memasuki jenjang pendidikan baru. 

BACA JUGA:Viral di Threads! Mantan Duta Pelajar Anti Narkoba Sumut 2025 Diduga Curi Uang dan Barang Rekan Kerja

Pendekatan yang diterapkan mengedepankan nilai humanis, inklusif, serta membangun motivasi belajar sejak hari pertama sekolah.

Selain mengenalkan lingkungan sekolah, MPLS tahun ini juga dimanfaatkan untuk melakukan penelusuran bakat dan minat siswa, mulai dari kelas 1 SD, kelas 7 SMP, hingga kelas 10 SMA. 

Hasil pemetaan tersebut diharapkan menjadi dasar pengembangan potensi peserta didik selama menempuh pendidikan.

Mu’ti juga menekankan bahwa MPLS menjadi momentum memperkuat budaya sekolah yang aman dan nyaman, sekaligus menanamkan karakter positif. 

Materi yang diberikan mencakup pencegahan perundungan, pembiasaan hidup bersih dan sehat, edukasi bahaya penyalahgunaan narkoba, risiko judi online, hingga dampak negatif cyber bullying dan penyalahgunaan teknologi digital.

BACA JUGA:Wako Agung Nugroho Tancap Gas Reformasi Birokrasi Pekanbaru demi Wujudkan Visi Prabowo

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait