Dari KEN hingga Konser Internasional, Event Pariwisata 2026 Dongkrak Ekonomi Nasional

Rabu 15-07-2026,20:01 WIB
Dari KEN hingga Konser Internasional, Event Pariwisata 2026 Dongkrak Ekonomi Nasional

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengatakan penyelenggaraan ratusan agenda pariwisata sepanjang 2026 telah memberikan dampak nyata terhadap perekonomian nasional.--Bakom RI

JAKARTA, DISWAY.ID – Kementerian Pariwisata mengklaim ratusan agenda pariwisata yang digelar sepanjang 2026 telah memberikan dampak nyata terhadap perekonomian nasional.

Mulai dari Karisma Event Nusantara (KEN) hingga berbagai konser dan festival musik internasional, rangkaian event tersebut disebut berhasil menarik jutaan pengunjung, menggerakkan ribuan UMKM, menyerap puluhan ribu tenaga kerja, serta menghasilkan perputaran ekonomi mencapai ratusan miliar rupiah.

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengatakan penyelenggaraan ratusan agenda pariwisata sepanjang 2026 telah memberikan dampak nyata terhadap perekonomian nasional.

Ia menjelaskan, berbagai event pariwisata yang digelar sejauh ini berhasil mendatangkan jutaan pengunjung, menggerakkan pelaku UMKM, hingga menciptakan perputaran ekonomi ratusan miliar rupiah.

BACA JUGA:38 Event Pariwisata Serap Puluhan Ribu Tenaga Kerja, Putar Ekonomi Rp86 Miliar

Hal tersebut, ujarnya, menunjukkan bahwa sektor pariwisata mampu memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian Indonesia.

"Pariwisata memberikan dampak ekonomi nyata melalui berbagai event yang digelar dari Januari hingga bulan Juni 2026," jelas Widiyanti dalam konferensi pers, Rabu, 15 Juli 2026.

Secara lebih rinci, ia mengelompokkan berbagai agenda pariwisata tersebut ke dalam dua kategori.

Kategori pertama adalah Karisma Event Nusantara (KEN), yakni kalender pariwisata nasional yang menampilkan 125 event unggulan dari 38 provinsi di Indonesia.

BACA JUGA:Qodari Sebut Berkat Wisatawan Asing Devisa Pariwisata RI Tumbuh 6,3 persen, Apa Rahasianya?

Hingga Juni, ia mengatakan bahwa sebanyak 39 event telah digelar, dengan 28 di antaranya telah selesai dikaji dampak ekonominya.

Menurut analisis Kementerian Pariwisata, ke-28 event tersebut berhasil menarik 2,46 juta pengunjung dari dalam dan luar negeri, melibatkan lebih dari 7.200 Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta menyerap lebih dari 61.000 tenaga kerja, pekerja seni, dan anggota komunitas.

"Kemudian, event-event ini juga menghasilkan total perputaran ekonomi sebesar Rp196,97 miliar," ujarnya.

Lebih lanjut, ia juga memaparkan dampak ekonomi dari kategori kedua, yakni event yang didukung langsung oleh Kementerian Pariwisata yang berjumlah 139 event sepanjang 2026, terdiri atas 45 event nasional dan 94 event internasional.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: