Respons Liga Aspal Menteng, Pramono Janji Perbanyak Lapangan Sepak Bola di Jakarta

Jumat 17-07-2026,18:06 WIB
Reporter: Cahyono |
Respons Liga Aspal Menteng, Pramono Janji Perbanyak Lapangan Sepak Bola di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung berjanji akan memperbanyak lapangan sepak bola untuk mendukung kegiatan olahraga remaja. -Cahyono-

JAKARTA, DISWAY.ID-- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung berjanji akan memperbanyak lapangan sepak bola untuk mendukung kegiatan olahraga remaja di Ibu Kota.

Hal ini dinyatakan Pramono merespons viralnya Liga Aspal atau street soccer yang diselenggarakan Karang Taruna di kawasan Menteng Jaya, Jakarta Pusat untuk usia di bawah 13 tahun (U-13).

Dinamakan Liga Apal karena pertandingan sepak bola dimainkan di jalanan aspal karena minimnya ruang terbuka dan fasilitas lapangan bola. 

BACA JUGA:Pramono Izinkan ASN Nobar Final Piala Dunia meski Dini Hari

Liga Aspal ini baru pertama kali digelar dan berlangsung sejak 20 Juni 2026 dan ditargetkan selesai pada 18 Juli 2026.

"Pemerintah DKI Jakarta tetap berpikir untuk menyediakan fasilitas olahraga bagi anak-anak. Walaupun belum semuanya bisa dilakukan, tetapi beberapa sekarang ini kita bangunkan kembali," kata Pramono di Balai Kota Jakarta pada Jumat, 17 Juli 2026.

Pramono mengaku mengikuti Liga Aspal yang digelar di lahan milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) tersebut.

Meski peserta Liga Aspal menjalaninya dengan penuh kegembiraan, namun Pramono merasa prihatin dengan keadaan tersebut. 

Menurutnya hal itu terjadi karena fasilitas olahraga yang tersedia masih minim jumlahnya.

"Terus terang, saya mengikuti Liga Aspal karena saya melihat adanya kegembiraan di anak-anak yang memanfaatkan itu. Walaupun tentunya, yang namanya aspal itu bukan tempat untuk bermain sepak bola," ujarnya.

BACA JUGA:6 Daftar Event Jakarta di GBK Akhir Pekan 18-19 Juli 2026, Ada Konser Afgan hingga The Neighbourhood

Dengan jumlah penduduk sekitar 11 juta, tentunya tidak lah mudah untuk mengakomodir fasilitas olahraga di setiap wilayah Jakarta.

Meski begitu, Pramono akan berusaha untuk menyediakan fasilitas olahraga agar generasi mida dapat menyalurkan hobinya.

"Tapi karena keterbatasan fasilitas di Jakarta, dengan jumlah penduduk yang sebegini banyak, 11 juta orang, termasuk tempatnya sebenarnya itu tempat KAI lah gitu kan,” pungkas Pramono.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: