Gus Ipul: Humas Sekolah Rakyat Harus Jadi Mata, Telinga dan Suara Lembaga

Kamis 20-08-2026,07:34 WIB
Gus Ipul: Humas Sekolah Rakyat Harus Jadi Mata, Telinga dan Suara Lembaga

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan bahwa pengelola kehumasan Sekolah Rakyat harus mampu menyampaikan informasi kepada masyarakat secara cepat, akurat, sederhana, dan dapat dipertanggungjawabkan-Dok.Kemensos-

Menurutnya, cerita itu dapat membantu masyarakat memahami dampak program secara lebih nyata.

BACA JUGA:Kubu Febrie Adriansyah Keberatan Status Tersangka, Kejagung: Silakan Tempuh Praperadilan

Di tengah arus informasi yang semakin cepat, Gus Ipul juga mengingatkan pengelola humas untuk tidak mengabaikan proses verifikasi.

Kecepatan dan daya tarik informasi tidak boleh mengalahkan kebenaran.

“Salah satu yang paling penting dalam jurnalistik adalah verifikasi. Cepat, menarik itu penting, viral boleh dan itu harapan kita, tetapi benar jauh lebih penting,” kata Gus Ipul. 

Ia menilai kesalahan informasi pemerintah dapat berdampak lebih luas karena menyangkut kepercayaan publik.

Karena itu, Gus Ipul menegaskan komunikasi pemerintah harus cepat, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.

BACA JUGA:Bocoran Tarif Ojol Terbaru, Batas Bawah Rp10.200, Tarif Antar Barang Masih Digodok

Selain itu informasi juga harus disampaikan secara sederhana agar mudah dipahami masyarakat.

Mensos Gus Ipul juga meminta humas terbuka terhadap kritik. Kritik yang benar dapat menjadi bahan evaluasi kinerja.

“Kalau ada informasi keliru, kita luruskan dengan data. Kalau ada hoax, kita jawab dengan cepat. Jawaban terbaik pemerintah terhadap kritik adalah data, fakta, dan kerja nyata,” pungkasnya. 

Sebagai informasi, kegiatan peningkatan kapasitas pengelola kehumasan ini diselenggarakan mulai 18-22 Agustus 2026 dengan diikuti 240 peserta.

Mereka terdiri atas 166 perwakilan Sekolah Rakyat, 32 perwakilan UPT, sentra, dan Sentra Terpadu di lingkungan Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial, serta 8 peserta dari Balai dan Pusdiklatbangprof, serta satgas Kehumasan di bawah koordinasi Biro Humas.

BACA JUGA:Foto Keluarga Febrie Adriansyah Ikut Disita Penyidik, Kejagung Tunggu Putusan Hakim

Kegiatan tersebut bertujuan memperkuat kapasitas pengelola kehumasan dalam menyampaikan informasi publik secara efektif, transparan, edukatif, dan responsif.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: