Penjualan Membludak Saat Abu Vulkanik Menyebar, Stok Masker Terancam Kosong

Senin 07-09-2026,21:33 WIB
Penjualan Membludak Saat Abu Vulkanik Menyebar, Stok Masker Terancam Kosong

Para penjual serta distributor juga tengah bersiap untuk menghadapi kekosongan stok menyusul besarnya demand atau permintaan pasar terhadap masker.-Disway/Bianca Khairunisa-

JAKARTA, DISWAY.ID-- Dengan meningkatnya kekhawatiran terhadap dampak erupsi Gunung Anak Krakatau dan sebaran abu vulkanik, kebutuhan terhadap alat-alat kesehatan, terutama masker, kini turut meningkat pesat.

Terkini, sejumlah pedagang masker juga ikut mengakui bahwa dengan dikeluarkannya himbauan penggunaan masker di luar rumah, angka penjualan alat kesehatan tersebut pun ikut melonjak drastis.

BACA JUGA:Polri Kerahkan AWC dan Bagikan Masker, Antisipasi Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau

Salah satunya adalah Tasya, salah seorang penjual masker di kawasan Stasiun Sudirman, Jakarta Pusat. 

Dalam penuturannya, Tasya mengungkapkan bahwa per Senin ini, dirinya jumlah masker yang terjual sudah mencapai sebanyak 100 bungkus.

"Penjualan sudah ada 100 box yang dipesan langsung, tadi bahkan sampai rebutan ngantri," ucap Tasya kepada Disway, pada Senin (07/09).

Melanjutkan, Tasya menambahkan bahwa dengan antrean yang membludak tersebut, harga penjualan masker sendiri kini sudah meningkat dari yang biasanya berada di kisaran Rp 5.000 - Rp 6.000, menjadi di kisaran Rp 10.000 - Rp 20.000.

BACA JUGA:Capacity Building: Leadership Trekking & Strategic Bonding Sentul 2026, UEU Perkuat Kolaborasi Antar-Pimpinan

"Kalau yang isi 10 pcs sekarang udah Rp 10 ribuan, kalau yang isi 50 pcs udah Rp 20 ribuan. Karena dari sananya sekarang udah ada kenaikan juga," jelas Tasya.

Hadapi Kekosongan Stok

Tidak hanya itu, Tasya juga turut menambahkan bahwa terkini, para penjual serta distributor juga tengah bersiap untuk menghadapi kekosongan stok menyusul besarnya demand atau permintaan pasar terhadap masker.

"Tadi saya juga cek di toko online tuh udah libur. Mungkin sengaja, karena mungkin nggak mau ada yang pesen kosong barangnya," ujar Tasya.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Kanavian dalam penuturannya telah memberikan himbauan terhadap Pemerintah provinsi serta kabupaten/kota, untuk dapat segera membagikan masker kepada masyarakat di daerah yang terdampak sebaran abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau.

BACA JUGA:Alasan Prabowo Subianto Gunakan Kapal Induk KRI Gajah Mada Jadi Pangkalan Helikopter

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: