Polemik Naturalisasi Malaysia Memanas, AFC Diminta Tegas Soal Polemik Naturalisasi

Selasa 15-09-2026,05:33 WIB
Polemik Naturalisasi Malaysia Memanas, AFC Diminta Tegas Soal Polemik Naturalisasi

Malaysia Dilanda Polemik Administrasi, AFC Diminta Ambil Sikap Tegas---CTTO

Dugaan keterlibatan federasi dan klub dalam proses pendaftaran pemain tersebut kemudian memicu reaksi keras dari kelompok suporter.

Persoalan ini disebut bermula pada September 2025 ketika FIFA menjatuhkan sanksi terkait kasus naturalisasi ilegal.

Perkembangan berikutnya terjadi pada 5 Maret 2026. Pengadilan Arbitrase Olahraga atau CAS disebut menolak banding FAM, sebelum AFC menjatuhkan sanksi kekalahan bagi Malaysia dalam kualifikasi Piala Asia 2027.

Respons federasi terhadap persoalan tersebut justru menjadi perhatian tersendiri.

Sejumlah kelompok suporter menilai penanganan kasus belum memberikan kepuasan sehingga muncul ancaman untuk melakukan boikot terhadap kompetisi domestik.

Lebih dari 10 kelompok suporter disebut telah menyuarakan kemarahan. Kelompok Ultras Malaya bahkan dikabarkan melayangkan memorandum kepada klub agar tidak tinggal diam ketika persoalan integritas sepak bola Malaysia masih menjadi perdebatan.

Situasi semakin memanas setelah empat dari tujuh pemain yang disebut bermasalah, yakni Gabriel Palmero, Jo Figueredo, John Iraz Zabal, dan Hector Hevel, dikabarkan terdaftar sebagai pemain lokal untuk Johor Darul Takzim.

Kondisi tersebut membuat sejumlah kelompok suporter merasa kecewa dan mendorong gerakan boikot sebagai bentuk tuntutan terhadap reformasi sepak bola Malaysia.

BACA JUGA:Timnas Indonesia Wajib Waspada! Vietnam Naturalisasi 2 Bomber Baru, Siap Tantang di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Jelang FIFA Cup 2026, Malaysia Singgung Suporter Indonesia

Di tengah persoalan internal tersebut, perhatian juga mulai tertuju pada persiapan Malaysia menghadapi FIFA Cup 2026.

Rivalitas Indonesia dan Malaysia kembali menjadi salah satu pertandingan yang paling dinantikan di fase grup.

Timnas Indonesia dan Malaysia dijadwalkan bertemu di Grup A dengan skuad Garuda berstatus sebagai tuan rumah.

Pertandingan tersebut akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno.

Potensi atmosfer panas di tribun menjadi salah satu perhatian karena rivalitas kedua negara selama bertahun-tahun kerap berlangsung sengit.

Mantan pelatih Malaysia, Raja Gopal, menanggapi potensi tekanan dari suporter Indonesia dengan meminta para pemain Malaysia tetap berkonsentrasi pada pertandingan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait