Java United Buka Suara soal Dugaan Rasisme Terhadap Shin Tae-yong, Pilih Tunggu Komdis PSSI

Kamis 24-09-2026,17:50 WIB
Reporter: Dimas Rafi |
Java United Buka Suara soal Dugaan Rasisme Terhadap Shin Tae-yong, Pilih Tunggu Komdis PSSI

Aksi dugaan tindakan rasis yang dilontarkan oleh Direktur Teknik klub, Achmad Resal terhadap pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong belum menemui titik terang. -Istimewa-

JAKARTA, DISWAY.ID-- Aksi dugaan tindakan rasis yang dilontarkan oleh Direktur Teknik klub, Achmad Resal terhadap pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong belum menemui titik terang.

Kericuhan tersebut bermula ketika anak asuh STY sapaan karibnya berhasil menjinakan Java United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali pada Sabtu, 19 September 2026.

BACA JUGA:Rundown Konser The Weeknd di JIS 2026 Lengkap Prediksi Setlist, Open Gate Pukul 14.00 WIB

Dalam pertandingan pekan ketiga Super League 2026/2027 tersebut, Persija Jakarta keluar sebagai pemenang dengan skor tipis 1-0 melalui gol Arlyansyah Abdulmanan.

Namun, laga tersebut turut diwarnai kericuhan yang melibatkan kedua kesebelasan.

Dugaan tindakan diskriminasi rasial terhadap pelatih berusia 55 tahun kemudian menjadi salah satu sorotan khalayak luas setelah pertandingan.

Menanggapi insiden tersebut, Java United justru menjelaskan bahwa filosofi untuk menghadirkan sisi positif dalam sepak bola dan menjadikan olahraga tersebut sebagai hiburan yang dapat dinikmati seluruh kalangan.

BACA JUGA:Lewat Riset Hidrogen, Mahasiswa UPER Sabet Juara 1 Young Scientist Competition 2026

Java United FC menyampaikan sikap resminya melalui akun Instagram klub, @java.utd, pada Rabu, 23 September 2026.

"Dengan filosofi ‘membuka kesempatan, membangun harapan, dan berbagi kebahagiaan’, Java United FC selalu ingin menghadirkan kebaikan dalam sepak bola. Bahwa sepak bola adalah olahraga yang menghibur dan menyenangkan bagi semua golongan dan tingkatan usia," bunyi unggahan Java United dikutip pada Kamis, 24 September 2026.

Klub asal Semarang itu juga menyayangkan terjadinya kericuhan dalam pertandingan melawan Persija. Java United menyebut terdapat sejumlah pemicu dan penyebab yang melatarbelakangi insiden tersebut.

BACA JUGA:Pastikan Keamanan Konsumen, Mitsubishi Fuso Ganti Brake Light Switch Canter Euro4 Secara Gratis

"Atas kejadian dan kericuhan, dengan segala pemicu dan penyebab keributan, saat pertandingan Persija vs Java United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, pada Sabtu, 19 September 2026, kami menyayangkan hal tersebut," lanjut pernyataan klub.

Terkait dugaan tindakan rasial maupun kericuhan yang terjadi, Java United memilih tidak mengambil keputusan sendiri.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: