IHSG Ambruk Hingga Sentuh Level 6.289, Susul Pelemahan Bursa Global dan Regional
Pergerakan harga saham dalam IHSG-ist-
JAKARTA, DISWAY.ID - Setelah terpuruk hingga ke kisaran 6.300, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kini kembali merosot jatuh hingga menutup sesi perdagangannya pada Kamis 24 September 2026 ini dengan menyentuh kisaran 6.289.
Pantauan Disway, IHSG menutup sesi perdagangannya di waktu Kamis sore ini dengan melemah tajam sebanyak 76,31 poin, atau setara dengan 1,20 persen ke level 6.298,61.
BACA JUGA:IHSG Tutup Sesi I Melemah 1,06 Persen ke Level 6.307
Tidak hanya itu, hal serupa pun juga terjadi kepada kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45, yang turut melemah di sesi 1 ini.
Dalam hal ini, Indeks LQ45 turut melemah sebanyak 9,92 poin, atau menurun sebesar 1,57 persen ke level 623,26.
BACA JUGA:IHSG Ditutup Menguat 1,56 Persen Usai BI Tahan Suku Bunga
Bursa Global Catatkan Pelemahan
Sementara itu dilansir dari data MNC Sekuritas, koreksi IHSG ini sendiri juga sejalan dengan mayoritas pergerakan bursa global dan regional Asia, yang turut mencatatkan pelemahan.
Dalam hal ini, MNC Sekuritas memperkirakan bahwa pelemahan tersebut dipengaruhi oleh adanya kenaikan yield obligasi pemerintah AS, di mana tenor 10 tahun berada di 5,11 persen mencatatkan level tertinggi sejak 2007.
"Seperti yang telah kami sampaikan, dari sisi teknikal terbuka risiko adanya pelemahan pada IHSG setelah mencatatkan penguatan pada Rabu 23 September 2026 lalu," tulis data tersebut, pada Kamis 24 September 2026.
BACA JUGA:IHSG Tertekan Jelang RDG BI, Rupiah Tembus Rp17.872 per Dolar AS
Sementara itu menurut Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta, para pelaku investor tetap perlu mencermati tekanan eksternal yang masih cukup kuat.
Pasalnya, terdapat perbedaan posisi yang cukup besar antara kedua negara, termasuk mengenai penghentian operasi militer dan pembukaan kembali Selat Hormuz.
"Artinya, penurunan premi risiko geopolitik belum dapat dianggap permanen," ucap Nafan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: