Smart Posyandu Diperkuat, Pramono: Target Stunting Jakarta Turun Jadi 14 Persen

Senin 28-09-2026,08:02 WIB
Reporter: Cahyono |
Smart Posyandu Diperkuat, Pramono: Target Stunting Jakarta Turun Jadi 14 Persen

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menargetkan prevalensi stunting di Jakarta yang saat ini berada di kisaran 17 persen dapat ditekan menjadi 14 persen dalam dua tahun ke depan-Istimewa-

JAKARTA, DISWAY.ID - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus memperkuat peran Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) sebagai salah satu ujung tombak pencegahan dan penanganan stunting.

Penguatan dilakukan melalui peningkatan kapasitas kader, pemantauan tumbuh kembang anak, edukasi gizi, hingga penerapan teknologi melalui program Smart Posyandu.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menargetkan prevalensi stunting di Jakarta yang saat ini berada di kisaran 17 persen dapat ditekan menjadi 14 persen dalam dua tahun ke depan.

BACA JUGA:Jadwal Layanan SIM Keliling di Jakarta Hari Ini 28 September 2026, Datang ke Lokasi Berikut

Menurut Pramono, transformasi Posyandu menjadi bagian penting dalam memperkuat pelayanan kesehatan berbasis masyarakat.

Salah satunya dilakukan melalui penerapan Smart Posyandu yang kini telah menjangkau sebagian besar Posyandu di Jakarta.

“Smart Posyandu kita sudah 70 persen. Kalau perubahan ini terus dapat dijalankan dengan baik, maka Posyandu tidak hanya mengurus kesehatan ibu dan anak, tetapi bisa menjadi lembaga menyeluruh tentang kesehatan warga,” terang Pramono saat menghadiri Pemberian Apresiasi Kader pada Jambore Kader Posyandu Bidang Kesehatan Tingkat Provinsi DKI Jakarta Tahun 2026 di The Tavia Heritage, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Jumat, 11 September 2026.

Data Dinas Kesehatan DKI Jakarta menunjukkan penerapan Smart Posyandu telah mencapai 70,44 persen. Dari total 4.469 Posyandu di Jakarta, sebanyak 3.148 Posyandu telah menerapkan sistem tersebut.

Transformasi ini diarahkan untuk membuat pelayanan Posyandu lebih terintegrasi, berbasis data, dan didukung teknologi.

BACA JUGA:Jadwal dan Lokasi Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 28 September 2026, 25 Ruas Jalan Jadi Titik

Bagi Pemprov DKI Jakarta, penguatan Posyandu menjadi bagian dari strategi mempercepat pencegahan stunting.

Kader yang berada langsung di tengah masyarakat dinilai memiliki posisi penting untuk memastikan pemantauan pertumbuhan anak dilakukan secara rutin sekaligus menghubungkan keluarga dengan fasilitas pelayanan kesehatan ketika ditemukan masalah.

Pramono menambahkan, Posyandu memiliki peran strategis dalam pemantauan tumbuh kembang anak, edukasi gizi, imunisasi, serta pendampingan keluarga.

Karena itu, Dinas Kesehatan bersama kader Posyandu diminta terus memperkuat upaya pencegahan dan penanganan stunting di seluruh wilayah Jakarta.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait